Simon Yates Mundur dari Giro d'Italia 2020

| Penulis : 

Satu lagi pembalap unggulan yang harus meninggalkan Giro d'Italia 2020 lebih cepat. Ia adalah Simon Yates (Mitchelton-Scott). Yates mundur sebelum dimulainya etape 8, Sabtu (10/10) sore. Sang juara Tirreno-Adriatico 2020 tersebut harus angkat kaki dari Giro setelah dinyatakan positif Covid-19.

Dalam keterangan resminya, Mitchelton-Scott menjelaskan bahwa Yates mengalami gejala sangat ringan beberapa jam setelah berakhirnya etape 7, Jumat (9/10) kemarin. Tim Mitchelton-Scott langsung melakukan rapid test kepada Yates. Hasilnya ia reaktif.

Yates langsung menjalani tes PCR. Hasilnya, saudara kembar Adam Yates itu dikonfirmasi postif Covid-19. Mitchelton-Scott menjelaskan, pembalap 28 tahun itu menjalani isolasi selama proses tes itu berlangsung. Kemudian ia diangkut menggunakan ambulans untuk menjalani karantina.

"Simon menunjukkan suhu yang sangat rendah pada Jumat malam selama pemeriksaan suhu rutin kami, yang telah dilakukan tiga kali sehari selama Giro d'Italia. Sesuai dengan protokol Covid-19, Simon diisolasi di kamarnya dan kami segera meminta rapid tes menggunakan layanan yang ditawarkan oleh RCS. Hasilnya positif," cerita dr Matteo Beltemacchi, dokter tim Mitchelton-Scott.

Simon Yates ketika menjuarai Tirreno-Adriatico 2020

"Kesehatan Simon tetap menjadi perhatian utama kami. Untungnya gejalanya tetap sangat ringan dan ia dalam keadaan sehat. Kami ingin berterima kasih kepada RCS atas dukungannya dalam mengatur pengujian cepat dan transportasinya," imbuh Beltemacchi.

Dengan Yates yang dikonfirmasi positif Covid-19, seluruh pembalap dan staf Mitchelton-Scott langsung menjalani rapid test. Hasilnya, semuanya dinyatakan non reaktif. Mitchelton-Scott juga sudah mendapatkan lampu hijau RCS Sport untuk melanjutkan Giro.

"Semua pembalap dan staf lainnya telah memberikan hasil negatif dan telah diizinkan untuk melanjutkan balapan. Tetapi sebagai tindakan pencegahan kami akan memantau situasi dengan cermat dan melakukan tes lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang," jelas Beltemacchi. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 17

Foto: Getty Images

Populer

Cerita Komunitas Keloon Bekasi: Antar Anak Pushbike hingga Jajal WJJ 2026
Menuju WJJ 2026, Antara Misi Nostalgia dan Menikmati Alam Kaki Gunung Ciremai
Schwinn Rayakan Ultah 125 Tahun dengan Sepeda Made in USA
Kuat Berkat Indoor Training
Simak Cara dan Biaya Registrasi Bromo KOM 2023
Inilah Tiga Rute Seru untuk Gravel Bike di Tangerang
Pakai RD Berkopling supaya Rantai Tidak Lompat-Lompat
Shimano 105 sekarang Ikutan 12-Speed dan Di2
“Meditasi” ala Endot, Turing Ribuan Kilometer dengan Sepeda Lipat
Cervelo P5x Lamborghini, Hanya Ada 25 Biji