Tiga Destinasi Gowes Keren di Tokyo, Jepang  
by - September 05, 2019
Tiga Destinasi Gowes Keren di Tokyo, Jepang  
by Mohammad Rifqi Febrianto - September 05, 2019

Tokyo adalah kota yang sangat indah untuk bersepeda. Di balik hutan beton di tengah kota terdapat gunung dan danau dengan pemandangan yang luar biasa indahnya. Ketika kantor menugasi untuk pindah ke Tokyo, Jepang, yang ada dalam benak saya adalah “hore… bisa bersepeda di negeri impian saya!”

Saya tinggal di pinggiran kota Tokyo, sebelah selatannya. Di apartemen daerah Azabujyuban. Tentu saya sudah gowes keliling kota, dan beberapa kali gowes keluar kota. Untuk rute bersepeda yang jauh, saya sarankan melakukan perjalanan awal dengan menggunakan kereta menuju titik kumpul. Agar tidak menghabiskan waktu lama bersepeda keluar dari kota Tokyo yang banyak lampu merahnya.

Untuk itu, kita harus membeli rinkobukuro (tas sepeda). Syarat sepeda dapat dibawa ke dalam kereta adalah sepeda harus dibungkus rinkobukuro. Tas ini dapat ditemukan hampir di semua toko sepeda. Ada 2 tipe rinkobukuro yaitu yang cukup melepaskan roda depan saja (horizontal) atau harus melepaskan kedua roda. Yuk, kita menjelajah tiga destinasi bersepeda yang menurut saya sangat indah.

Okutama Lake

Total jarak gowes : 150 km pergi pulang

Profil : climbing setinggi 600 meter

Rute ini mempunyai pemandangan yang menakjubkan di sepanjang perjalanan. Saya start gowes dari apartment di daerah Azabujyuban menuju Ome station yang berjarak sekitar 55 km dan mencapai ketinggian 200 mdpl. Setelah itu rute akan menanjak sejauh 20 km dari ketinggian 200 mdpl ke 600 mdpl.

Yang menarik dari rute ini adalah banyaknya terowongan yang harus dilewati. Beberapa di antaranya cukup panjang. Namun tidak perlu khawatir karena disediakan jalur khusus untuk sepeda.

Saat melewati salah satu terowongan saya melihat ada tanjakan yang cukup ekstrem. Setelah saya melewatinya, ternyata ada pemandangan yang luar biasa. Sayang tidak ada jalan lagi, jadi harus kembali turun melalui rute yang sama. Di Okutama lake terdapat bendungan Ogouchi dan merupakan cadangan air bersih yang menyuplai ke Tokyo.

Arakawa River

Total jarak : 77 km pergi pulang

Profil : flat cocok untuk latihan ITT atau TTT

Rute ini merupakan salah satu rute ikonik di Tokyo karena araknya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota. Enaknya, jalur ini bebas lampu merah. Rute official dari Arakawa Bike Road sebenarnya di antara Kita-Urawa Station of JR Keihin Tohoku Line dan Musashi Hills National Park di kota Namegawa, Saitama.

Dari apartemen, saya gowes sejauh 38 km menyusuri tanggul Arakawa River. Rute ini sangat cocok untuk digunakan latihan TT. Pergi pulang total mencapai 82 km dan mayoritas flat. Saat saya mencoba rute ini juga kebetulan bertemu dengan beberapa orang triathlete yang sedang latihan untuk mempersiapkan diri di event Ironman 70.3 di Cebu Phillippines.

Di hari yang cukup cerah, bahkan kita bisa melihat Mt. Fuji dan Menara Tokyo Sky Tree dari rute ini. Selain itu sangat banyak fasilitas olahraga outdoor di sepanjang jalan, seperti lapangan golf, lapangan sepakbola, lapangan tenus, lapangan baseball dan saat weekend cukup ramai digunakan oleh anak-anak sekolah sebagai fasilitas untuk kegiatan ekstra kurikuler.

Ogawa Machi - Mitsumine Loop

Total jarak gowes : 155 km pergi pulang

Profil : climbing setinggi 2.200 meter

Rute di area Mitsumine Chichibu prefektur Saitama ini termasuk kategori berat. Dengan jarak 95 km, saya harus menanjak hingga elevasi mencapai sekitar 2.200 mdpl. Ada satu tanjakan category 2 dan satu tanjakan Hors Category.

Saya gowes bersama rekan-rekan komunitas Tokyo cycling. Saya mulai gowes jam 5.30 pagi dari apartemen di daerah Azabujyuban menuju Ikebukuro station sekitar 10 km. Karena startnya jam 9 pagi di Ogawa Machi Station, jadi harus mengejar kereta jam 7.10 pagi dari Ikebukuro menuju Ogawa Machi Station yang berjarak 65 km.

Perjalanan kereta membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam, dan saya sampai di Ogawa Machi station kurang lebih jam 8.30 pagi. Setelah merakit sepeda dan menunggu rombongan yang lain datang, kita start tepat jam 9.15 pagi.

Karena kita sudah di luar kota Tokyo maka lalu lintas sudah tidak seramai di dalam kota. Setelah gowes sejauh 10 km kita bertemu dengan tanjakan pertama (cat 2) Nihongi sepanjang 3.6 km dengan rata-rata gradien 9,3 persen.

Di sepanjang tanjakan banyak belokan yang cukup tajam. Dan sepanjang perjalanan banyak pohon yang menjulang tinggi sehingga tidak terasa panas.

Setelah sampai di puncak, kita istirahat sambil menunggu rombongan lain datang. Tentu tidak lupa melakukan grup photo. Setelah re-grup lalu turun menuju poppy field kemudian berhenti di convenient store (CVS) untuk mengisi perut sebelum melanjutkan ke menu utama tanjakan Mitsumine (Hors Category).

Perjalanan dari tempat istirahat pertama (CVS) menuju ke tanjakan Mitsumine sekitar 25 km yang sepi dan nyaman karena jalannya lebar. Meski begitu, tidak flat, cenderung rolling dengan gradien bervariasi 1-3 persen.

Tanjakan Mitsumine berjarak 13 km dengan gradien rata-rata 7 persen. Kita harus gowes hingga mencapai ketinggian 1.200 mdpl. Di sepanjang perjalanan akan menemukan beberapa air terjun kecil dan tempat memancing ikan. Di tengah perjalanan kami menyempatkan berhenti dan menikmati pemandangan serta berfoto dengan patung Budha.

Setelah melewati terowongan yang cukup panjang, kita beristirahat sebentar di Taman Chichibu untuk menyegarkan diri dari udara yang cukup panas. Lantas kita turun kembali ke Chichibu dan kembali ke kota menggunakan kereta melalui Chichibu Station menuju Ikebukuro station. Tidak lagi lewat Ogawa Machi Station.

Total perjalanan :

Gowes : 115 km

Kereta : 115 km

Apartemen – Ikebukuro station gowes 10 km

Ikebukuro station – Ogawamachi station naik kereta 55 km

Ogawamachi station – Chichibu station gowes 95 km

Chichibu station – Ikebukuro station naik kereta 60 km

Ikebukuro station - Apartemen gowes 10 km

 


COMMENTS