Pogacar Berambisi Juara Strade Bianche Keempat Kali, Pembalap 19 Tahun Jadi 'Kuda Hitam'

Mega bintang UAE Team Emirates-XRG Tadej Pogacar akan mulai musim kompetisi 2026 dengan tampil di balapan Strade Bianche pada Sabtu, 7 Maret. Balapan WorldTour satu hari yang digelar di Tuscany, Italia itu merupakan salah satu event favorit Pogacar. Pembalap asal Slovenia telah memenanginya tiga kali. 

Tahun ini, ia menargetkan untuk meraihnya sekali lagi. Hal ini tergambar dengan mewahnya komposisi tim UAE Team Emirates-XRG untuk mendukung ambisi kemenangan Pogacar. 

Satu pembalap domestique kunci, Tim Wellens harus absen karena cedera. Namun, UAE Team Emirates-XRG menyiapkan pengganti yang tak kalah mewah. Isaac del Toro ditugasi untuk menjadi pendukung utama bagi Pogacar di Strade Bianche. 

Baca Juga: Nggravel Blitar 2026: Start dari Kantor Bupati Kanigoro, Finis di Candi Penataran

Talenta muda asal Meksiko itu sebelumnya tampil hebat dengan meraih gelar UAE Tour akhir bulan lalu. Ia mempermalukan juara dunia ITT Remco Evenepoel yang harus puas finish di posisi ke-10 pada klasemen umum (GC). Selain Del Toro, UAE Team Emirates-XRG juga akan menurunkan Jan Christen, Felix Großschartner, Domen Novak, Florian Vermeersch, dan Kevin Vermaerke di garis start pada akhir pekan ini.

"Strade adalah balapan di mana saya memiliki kenangan yang tak terlupakan. Rekor saya di sana cukup bagus dan saya berharap akan berada di posisi yang baik lagi pada hari Sabtu nanti," ujar Pogacar melalui situs resmi tim.

Pogacar mengalami luka dan jersey yang terkoyak akibat insiden kecelakaan saat balapan Strade Bianche 2025.

Pogacar mendominasi tiga edisi Strade Bianche yang diikutinya. Menang melalui aksi solo yang luar biasa, bahkan ia berhasil bangkit dari kecelakaan kecepatan tinggi untuk mengalahkan Tom Pidcock (Pinarello Q36.5) pada musim lalu. Kehebatan Pogacar memang tidak bisa diragukan. 

Pogacar akan menjadi favorit kuat untuk menang, tetapi ia dan Del Toro akan menghadapi persaingan sengit dari lawan-lawannya. Mantan juara Pidcock, Wout van Aert (Visma-Lease a Bike), dan Egan Bernal (Ineos Grenadiers) akan jadi kompetitor terberatnya. 

"Ini adalah balapan pertama saya musim ini, dan saya berharap bisa memulai dengan baik," sambung Pogi, sapaan Pogacar. 

Rute balapan kali ini dibuat sedikit lebih mudah, dengan pengurangan dua sektor kerikil. Jarak tempuh pun dipangkas 14 km dibandingkan jarak tahun lalu. Pogacar juga akan mendapatkan kehormatan membalap melalui sektor sterrato Colle Pinzuto, yang kini resmi menyandang namanya. 

Pogacar mendapatkan penghargaan itu usai menjuarai Strade Bianche sebanyak tiga kali. Tahun lalu, Tadej Pogacar menyelesaikan hat-trick-nya, dan seperti yang dijanjikan, mulai musim ini dan seterusnya, ia akan memiliki bagian jalan cobble "miliknya" sendiri. 

Ia menjadi pembalap kedua yang menerima kehormatan tersebut, setelah Fabian Cancellara, yang memenangi balapan pada tahun 2008, 2012, dan 2016. Sementara Cancellara diabadikan di Monte Sante Marie, batu penghargaan Pogacar akan berdiri di Colle Pinzuto. 

Selebrasi Paul Seixas usai menjuarai Faun-Ardeche Classic 2026. 

Selain Pogacar, nama lain yang mencuri perhatian jelang balapan Strade Bianche adalah Paul Seixas (Decathlon CMA DGM Team). Pembalap Prancis berusia 19 tahun itu sanggup bersaing ketat dengan Juan Ayuso (Lidl-Trek) dan Joao Almeida (UAE Team Emirates-XRG) dalam perebutan juara umum di Volta ao Algarve (2.Pro). Seixas akhirnya merebut posisi runner up di bawah Ayuso, tapi penampilannya luar biasa untuk usia yang masih belia. 

Baca Juga: Van der Poel Jawara Baru Omloop Het Nieuwsblad 2026

Kejutan dari Seixas kembali terjadi di balapan Faun-Ardeche Classic (1.Pro) akhir pekan lalu, yang mana ia keluar sebagai pemenangnya. Seixas finish solo dengan rekor waktu yang mencolok, yakni 1 menit 48 detik dari para pesaing terdekatnya yang jauh lebih berpengalaman: Jan Cristen (UAE Team Emirates-XRG), Lenny Martinez (Bahrain Victorious), dan Matteo Jorgenson (Visma Lease a Bike). 

"Tentu, ini akan sangat berbeda. Pogacar akan ada disana, bersama pembalap-pembalap hebat lainnya. Strade Bianche selalu penuh kejutan. Tapi saya sedang dalam performa yang baik," kata Seixas penuh percaya diri. 

Nama Seixas memang sedang naik daun. Ia bahkan dilabeli 'Seixas Masterclass' oleh media Prancis karena penampilannya yang luar biasa. Ia bisa jadi 'kuda hitam' saat balapan Strade Bianche berlangsung akhir pekan ini. (Mainsepeda)


COMMENTS