Team Ineos sukses meraih kemenangan kedua di Criterium du Dauphine 2019. Setelah Wout Poels merebut Etape 7, Sabtu (15/6), giliran Dylan van Baarle meraih Etape 8 sekaligus penutup lomba, Minggu (16/6). Di penghujung ajang pemanasan resmi Tour de France ini, Jakob Fuglsang (Astana) berhasil mengunci gelar overall.

Criterium du Dauphine ditutup dengan etape pendek yang eksplosif. Etape 8 dari Cluses ke Champery ini panjangnya hanya 113,5 km, tapi memiliki total tujuh tanjakan. Dua yang terakhir berturut-turut, berakhir di Montee de Champery.

Pasukan breakaway mampu bertahan sampai akhir. Di tanjakan terakhir, dua merupakan yang terkuat. Yaitu Van Baarle dan Jack Haig (Mitchelton-Scott). Pada km terakhir, keduanya sempat saling menunggu. Van Baarle baru tancap gas ke finis untuk merebut kemenangan pada 150 meter terakhir.

Hasil ini tentu membantu duka Team Ineos. Mereka sukses merebut dua etape setelah kapten mereka, Chris Froome, mengalami kecelakaan mengerikan saat menjajal rute Etape 4, Rabu lalu (12/6).

Sementara itu, di peloton utama terdapat para jagoan general classification (GC). Jakob Fuglsang, juara lomba ini pada 2017, dilindungi dengan baik oleh pasukan Astana. Barisan Team Ineos dan Movistar, yang mengandalkan Wout Poels dan Nairo Quintana, tak mampu menggoyahkan kereta tim Kazakhstan itu.

Kelompok ini finis sekitar dua menit di belakang Van Baarle. Dan pada akhirnya, Fuglsang mempertahankan yellow jersey-nya, mengunci gelar Dauphine-nya yang kedua.

Pembalap Amerika Serikat, Tejay van Garderen (EF Education First), secara mengejutkan mengamankan posisi kedua GC. Diikuti Emanuel Buchmann (Bora-Hansgrohe).

Setelah Dauphine ini, para pembalap yang akan tampil di Tour de France, Juli nanti, akan kembali melakukan training camp. Sambil mengamati para jagoan lain, yang mengikuti lomba pemanasan terpisah. Beberapa nama besar lain, seperti juara bertahan Tour de France Geraint Thomas (Team Ineos), sekarang baru saja memulai lomba pemanasannya di Tour de Suisse. (mainsepeda)

Hasil Etape 8 Criterium du Dauphine 2019 (Top Ten)

1. Dylan van Baarle (Belanda) Team Ineos 3:05:38

2. Jack Haig (Australia) Mitchelton-Scott  

3. Carl Fredrik Hagen (Norwegia) Lotto Soudal 0:00:50

4. Warren Barguil (Prancis) Arkéa Samsic 0:01:12

5. Sepp Kuss (AS) Team Jumbo-Visma  

6. Sébastien Reichenbach (Swiss) Groupama-FDJ 0:01:16

7. Julian Alaphilippe (Prancis) Deceuninck-QuickStep 0:01:59

8. Alexey Lutsenko (Kazakhstan) Astana Pro Team  

9. Xandro Meurisse (Belgia) Wanty-Gobert  

10. Emanuel Buchmann (Jerman) Bora-Hansgrohe. 

Final General Classification

1. Jakob Fuglsang (Denmark) Astana Pro Team 30:44:27

2. Tejay Van Garderen (AS) EF Education First 0:00:20

3. Emanuel Buchmann (Jerman) Bora-Hansgrohe 0:00:21

4. Wout Poels (Belanda) Team Sky 0:00:28

5. Thibaut Pinot (Prancis) Groupama-FDJ 0:00:33

6. Dylan Teuns (Belgia) Bahrain-Merida 0:01:11

7. Alexey Lutsenko (Kazakhstan) Astana Pro Team 0:01:12

8. Daniel Martin (Irlandia) UAE Team Emirates 0:01:21

9.  Nairo Quintana (Kolombia) Movistar Team 0:01:24

10. Romain Bardet (Prancis) AG2R La Mondiale 0:01:38.

Foto: Getty Images

 

Populer

Tour de Romandie 2026: Menjalani Debut, Pogacar Berubah ke Mode Pemburu GC
Pogacar Cetak "Quattrick" di Liege-Bastogne-Liege, Mendekati Rekor Eddy Merckx
Bromo KOM 2026: Kategori Polri/TNI Kini Dibagi Berdasarkan Kelompok Umur
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Salasa Kahiji, Gaspol Bandung-Lembang yang Jadi Tradisi Bersepeda Kota Kembang
La Flèche Wallonne 2026: Remaja 19 Tahun yang Meruntuhkan Rekor Sembilan Dekade
Triumvirat di Liege-Bastogne-Liege 2026: Pogacar dalam Kepungan Remco dan Seixas
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Tips Memilih Lebar Handlebar yang Ideal
Pendaftaran All-Event Buka 10 Januari, Siap-siap War Tiket Bromo KOM