Customize Pakai Spidol dan Cat

| Penulis : 

MELIHAT sepeda para pembalap profesional dunia, sering ada yang di-custom. Entah sadelnya dibuat dengan corak khusus, frame dengan warna khusus, atau sepatu dengan corak khusus. Tidak perlu iri, karena semua itu gampang dilakukan sendiri. Kadang tidak perlu seniman ahli, cukup berbekal spidol dan kreativitas anak sendiri!

“Anak gue demen banget gambar menggambar. Semuanya dia gambarin mulai buku, gelas, botol, pot bunga kecil. Semuanya dicoret-coret. Bagus sih jadinya kelihatan nyeni. Gue suruh gambarin sadel yang udah mulai dekil. Daripada beli lagi mahal, kalo digambarin kan anti mainstream,” kata Yusuf Eydrus, 39, cyclist Sidoarjo asal Jakarta.

Alhasil, sadel Selle Italia SLR warna putih digambarin bermodal spidol permanen Sharpie yang banyak tersedia di toko buku. Doodle art jadi pilihan sang anak, Aminah Alwi, 20.

Cukup satu jam diperlukan cewek kelahiran Palembang ini untuk menggambar sadel yang terpasang di Wdnsdy AJ1 warna pink milik ayahnya. “Doodle art itu gampang. Tinggal gambar freehand dan motifnya tinggal dikembangkan dari goresan sebelumnya, sambung menyambung hingga penuh,” cerita Nana, panggilan akrabnya.

Itu sadel. Bagaimana dengan sepatu? Tjahja Soebakti, 46, pengusaha alat-alat olahraga di Papua, nekat mengecat sepatu Sidi-nya dengan tokoh kartun Superwing kesayangan Neilson Klaus Liem, anaknya.

“Kebetulan ada teman lama namanya Eddy Mulyono, yang kreatif dan punya bahan cat khusus untuk sepatu kulit. Jadi aku serahkan ke dia untuk digambar Superwing. Biar keren dan nggak bosan juga kalo beli sepatu baru, mahal harganya,” tawa Tjahjo.

Untuk mengecat di atas bahan kulit, Eddy menggunakan bahan khusus merek Angelus dari Amerika. “Nggak susah kok mendapatkan cat dengan merek ini, kalau mau yang lebih murah ada juga. Asal catnya itu tipe akrilik bisa digunakan untuk mengecat di atas kulit,” tutur Eddy memberi tips. (mainsepeda)

Populer

UAE Tour 2026-Etape 5: Kemenangan Ganda Jonathan Milan di Dubai
UAE Tour 2026-Etape 4: Milan Bersaudara Menguasai Fujairah
UCI World Championships 2025: Evenepoel Ukir Sejarah, Tiga Kali Beruntun Juara Dunia ITT
UCI World Championship 2025: Pogacar Back to Back Juara Dunia Road Race
Fantastic CC Gowes Tanpa Bidon, Tak Lupa Beramal!
Bersepeda saat Puasa Ala Abah Asril: Waktu Terbaik Jelang Buka, Jaga Heart Rate di Zona 2
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Koh Hay Sang X-Men (Kolom Azrul Ananda)
Cerita Tim Bikeberry Daendels Expedition: 13 Hari Menyusuri Jalan Daendels