Dukungan instansi kepada even bersepeda menanjak paling bergengsi, Herbana Bromo KOM Challenge makin bertambah. Giliran Pemerintah Kota dan Polres Kota Pasuruan memberikan dukungan penuh.

Even yang digelar tanggal 16 Maret ini akan start dari Lapangan Makodam Surabaya. Menempuh jarak 60 km dan full flat menuju GOR Untung Suropati di Pasuruan.

“Kami sangat bangga, kota Pasuruan bisa menjamu cyclist yang datang dari berbagai kota dan negara. GOR sangat representatif untuk menampung lebih dari 1.000 peserta Herbana Bromo KOM Challenge ini,” buka Raharto Teno Prasetyo, Plt Walikota Pasuruan.

Teno yang juga cyclist memasukkan even bersepeda ini dalam agenda ulang tahun kota Pasuruan ke-333. “Rangkaian acara hari jadi kota Pasuruan dimulai tanggal 8 Februari hingga bulan September. Jadi setiap minggu akan ada acara di kota ini. Nah, Herbana Bromo KOM Challenge ini kami masukkan dalam agenda kami. Jadi akan kami promosikan juga,” tutur pengguna sepeda BMC ini bangga.

Dari kiri : John Boemihardjo (AASoS), Yudy Hananta (AASoS), Bahrul Ulum (Sekda Pasuruan), Raharto Teno Prasetyo (Plt Walikota Pasuruan), Cipto. S. Kurniawan (Strive), dan Bagus Ramadhani (SUB Jersey).

Teno memastikan diri ikut gowes bersama 1.000 cyclist peserta Herbana Bromo KOM Challenge nanti. “Saya akan ikut dan saya start dari GOR Untung Suropati,” tutur pria yang kerap latihan gowes dari Pasuruan menuju Taman Dayu, Pandaan.

Memang, GOR ini tidak hanya sekedar menjadi pitstop pertama Herbana Bromo KOM Challenge, tapi jadi tempat start untuk kelas Sepeda Lipat dan Brompton.

“Sekitar 200 cyclist pengguna Sepeda Lipat dan Brompton akan menginap di hotel dan menghabiskan malam sebelum even di kota Pasuruan,” bilang Cipto. S. Kurniawan, bos Strive Nutrition Products, salah satu penyelenggara Herbana Bromo KOM Challenge.

Even yang diselenggarakan oleh Azrul Ananda School of Suffering (AASoS) dan Strive Nutrition Products dan didukung oleh SUB Jersey, OtakOtak even organiser, dan Mainsepedacom ini juga mendapat dukungan penuh dari Polresta Pasuruan.

AKBP Agus Sudaryatno, S.I.K, M.H, Kapolresta Pasuruan sangat antusias dengan Herbana Bromo KOM Challenge. “Saya sudah menyiapkan anggota untuk mengamankan even ini. Saya dan empat anggota Polresta Pasuruan akan ikut gowes,” tutur pengguna sepeda Cannondale ini.

Pria yang sudah empat tahun serius gowes ini kerap melakukan patroli dengan bersepeda. “Sebelum tol Pasuruan dibuka, saya sempat bersepeda di sana,” tukasnya.

Menurut Kabag Sumba Polresta Pasuruan, Yuli Purnomo SH, bersepeda bisa membentuk mental jadi lebih tangguh. “Cyclist sejati tidak mudah menyerah dan itu juga akan nampak di pekerjaan hariannya,” tukas pria berbadan atletis yang akan gowes di even Herbana Bromo KOM Challenge ini.

Dari kiri : Bagus Ramadhani (SUB Jersey), Cipto. S. Kurniawan (Strive), AKP Kadek Ary Mahardika, SH, S.I.K (Kasatlantas Polresta Pasuruan), AKBP. Agus Sudaryatno, S.I.K, M.H (Kapolresta Pasuruan), Yuli Purnomo (Polresta Pasuruan), Yudy Hananta (AASoS), dan John Boemihardjo (AASoS).

Agus mengajak serta Yuli Purnomo dan Kasatlantas Polresta Pasuruan, AKP Kadek Ary Mahardika, SH, S.I.K untuk latihan bersama sebelum even berlangsung.

“Kita agendakan tiap minggu gowes bersama ke Pandaan atau ke desa Puspo untuk latihan,” ajak Agus.

Herbana Bromo KOM Challenge ini terdapat kelas Competitive untuk peserta yang ingin menguji kemampuan climbing. Ada 11 kategori terbagi usia untuk laki-laki dan perempuan. Plus dua kategori, Sepeda Lipat dan Brompton.

Hadiahnya? Selain uang tunai, medali, dan piagam, ada hadiah yang paling bergengsi yakni Piala Pangdam V/Brawijaya untuk juara King/Queen Of Mountain (KOM/QOM).

Untuk cyclist yang tidak ingin berkompetisi, ada kelas Non-Competitive. “Semua peserta akan mendapatkan timing chip untuk mencatat waktu seakurat mungkin agar fair untuk peserta Competitive. Dan catatan waktu pribadi yang resmi untuk peserta Non-Competitive,” tutup Cipto S. Kurniawan. (mainsepeda)

 

 


COMMENTS