Vuelta a Espana 2026-Etape 11: Matthew Brennan Raih Kemenangan Ketiga

Matthew Brennan kembali menunjukkan kualitasnya dalam Vuelta a España 2026. Pembalap muda Visma-Lease a Bike itu meraih kemenangan ketiga dalam debut Grand Tour setelah menaklukkan sprint etape ke-11 di Lorca, Rabu (2/9).

Brennan tampil sempurna dalam duel sprint setelah mendapatkan dukungan penuh dari rekan setimnya, Wout van Aert. Pembalap asal Belgia tersebut menjalankan peran sebagai leadout dengan sangat baik, hingga Brennan mendapat ruang untuk melancarkan akselerasi pada 150 meter terakhir.

Pembalap Inggris berusia 21 tahun itu kemudian melesat meninggalkan para pesaingnya. Bryan Coquard dari Cofidis finis di posisi kedua dengan jarak sekitar satu panjang sepeda, sedangkan Jordi Meeus dari Red Bull-Bora-Hansgrohe melengkapi podium.

Kemenangan ini menjadi yang ketiga bagi Brennan di Vuelta a España 2026. Sebelumnya, ia juga memenangkan etape kedua dan kelima.

Bagi Visma-Lease a Bike, hasil tersebut menjadi penebus kegagalan pada etape sprint sebelumnya. Sehari sebelumnya, tim tersebut sudah bekerja keras sepanjang balapan untuk Wout van Aert, tetapi gagal mengakhiri etape dengan kemenangan.

Kali ini, strategi tim berjalan lebih sempurna. Visma-Lease a Bike mengawal Brennan dan Van Aert hingga memasuki bagian teknis di pusat kota Lorca sebelum Van Aert mengambil peran penting untuk mengantarkan Brennan menuju sprint penentu.

"Kami kembali mengambil inisiatif hari ini dan para pembalap bekerja sekeras mungkin. Bahkan setelah etape berat kemarin, kami tetap melaju dengan kecepatan penuh," kata Brennan seusai finis.

Memasuki 10 kilometer terakhir, Brennan mengaku timnya mampu mempertahankan posisi ideal dan menjauhkannya dari berbagai risiko.

"Memasuki bagian akhir, kami benar-benar mempertahankan posisi dan tahu bahwa kami semua cukup kuat untuk mencapai tempat yang kami inginkan. Para pembalap melakukan pekerjaan luar biasa dalam 10 kilometer terakhir untuk menjaga kami tetap berada di posisi yang tepat dan terhindar dari masalah. Dan kami menjadi yang pertama melewati garis finis, jadi kami sangat senang," lanjut Brennan.

Keberhasilan Brennan tidak terlepas dari kerja Van Aert yang kembali menjadi pengantar utama menuju sprint. Visma-Lease a Bike bahkan mengerahkan seluruh kekuatannya setelah melewati satu-satunya tanjakan utama dalam etape tersebut.

Rute etape ke-11 menuju Lorca relatif datar dan menjadi salah satu etape paling mudah dalam Vuelta a España 2026 sejak time trial beregu pada etape pembuka. Hanya satu tanjakan yang berpotensi mengganggu skenario sprint massal.

Tanjakan Alto de Aledo, sepanjang delapan kilometer, menjadi titik yang paling memungkinkan bagi tim-tim untuk mencoba memecah peloton. Puncaknya berjarak sekitar 33 kilometer dari garis finis, sebelum para pembalap menghadapi turunan cepat menuju Lorca.

Sejumlah serangan sempat terjadi sepanjang etape, termasuk aksi dua pembalap yang melibatkan Larry Warbasse dari Tudor Pro Cycling dan Ethan Hayter dari Soudal Quick-Step. Namun, peloton kembali menyatu sebelum memasuki tanjakan.

Pinarello Q36.5 kemudian mencoba meningkatkan tempo di tanjakan kategori tiga tersebut. Eddie Dunbar sempat memimpin rombongan, tetapi tidak berhasil menciptakan kerusakan berarti.

Van Aert justru menjadi pembalap pertama yang melewati puncak dan mengamankan poin klasifikasi tanjakan.

Setelah itu, Visma-Lease a Bike langsung meningkatkan tempo di turunan untuk memastikan peluang sprint bagi Van Aert atau Brennan tetap terbuka.

Uno-X Mobility turut membantu mengontrol balapan demi Magnus Cort, sementara Pinarello Q36.5 juga ikut bekerja meski tidak memiliki sprinter utama. Tujuannya sama, yakni mencegah pembalap lain melancarkan serangan hingga finis.

Visma-Lease a Bike kemudian kembali mengambil kendali ketika rombongan memasuki pusat kota Lorca. Dengan serangkaian bundaran dan tikungan teknis, posisi menjelang 500 meter terakhir menjadi sangat penting.

Brennan akhirnya mendapatkan momentum yang tepat dan menyelesaikan pekerjaan tim dengan kemenangan ketiganya di Vuelta a España 2026.

"Saya berada dalam tim yang dipenuhi juara-juara besar. Ada pembalap yang pernah naik podium di Grand Tour dan juga memenangkannya, serta ada pembalap yang memenangkan balapan klasik besar," tutur Brennan.

"Fakta bahwa mereka selalu bekerja untuk saya setiap kali adalah kesempatan yang luar biasa, dan saya sangat berterima kasih karena mereka memberikan segalanya untuk saya," tambahnya.

Sementara itu, di tengah kemenangan Brennan, Vuelta a España 2026 juga kehilangan salah satu nama besar. Mads Pedersen dari Lidl-Trek memutuskan mundur sebelum etape ke-11 dimulai.

Pedersen memang tidak tampil dalam performa terbaik sejak awal balapan. Setelah mengalami masalah kesehatan dalam beberapa hari terakhir, pembalap Denmark tersebut memilih menghentikan perjuangannya di Vuelta untuk memulihkan kondisi.

"Setelah berjuang melawan penyakit selama beberapa hari terakhir, Mads sekarang akan fokus pada pemulihan penuh sebelum mengalihkan perhatian ke target-targetnya yang tersisa musim ini," tulis Lidl-Trek melalui media sosial.

Keputusan tersebut juga berkaitan dengan target Pedersen berikutnya. Ia merupakan salah satu kandidat kuda hitam untuk Kejuaraan Dunia Balap Sepeda Jalan Raya di Montreal yang akan berlangsung kurang dari empat pekan lagi.

Sementara itu, dari persaingan klasemen umum, tidak terjadi perubahan di posisi teratas. Enric Mas tetap memimpin Vuelta a España 2026, diikuti Primoz Roglic dan Felix Gall. (mainsepeda)


COMMENTS