Tadej Pogacar (UAE Team Emirates-XRG) dipastikan mengalami sejumlah cedera serius setelah terjatuh pada etape 8 Vuelta a España 2026, Sabtu (29/8).
Tim UAE Team Emirates-XRG mengonfirmasi pembalap juara dunia tersebut mengalami gegar otak, patah tulang selangka kiri yang bergeser, serta patah tulang stabil pada ruas tulang belakang leher C7.
Pogacar juga mengalami sejumlah luka lecet akibat kecelakaan yang membuatnya harus mengakhiri perjalanan di Vuelta a España 2026. Berdasarkan keterangan direktur medis UAE Team Emirates-XRG, kondisi Pogacar stabil dan tidak ditemukan cedera besar lainnya maupun gangguan neurologis.
"Sayangnya, Tadej Pogacar mengalami kecelakaan keras pada etape hari ini dan tidak mampu melanjutkan perlombaan," demikian pernyataan resmi tim.
"Dia dalam kondisi stabil dan setelah menjalani pemeriksaan medis menyeluruh di rumah sakit, Tadej didiagnosis mengalami gegar otak, patah tulang selangka kiri yang bergeser, patah tulang servikal C7 yang stabil, serta beberapa luka lecet. Untungnya, tidak ada cedera besar lainnya dan tidak terdapat gangguan neurologis."
Pogacar membutuhkan operasi untuk menangani patah tulang selangka tersebut. Namun, prosedur itu akan ditunda untuk sementara karena tim medis harus menerapkan protokol penanganan gegar otak.
"Tadej membutuhkan operasi tulang selangka yang akan ditunda karena tindakan pencegahan terkait gegar otak," lanjut pernyataan tersebut.
Pogacar kini masih berada di bawah pengawasan tim medis UAE Team Emirates-XRG. Tim berencana memberikan informasi terbaru setelah operasi dilakukan.
Sementara itu, cedera yang dialami Pogacar berpotensi mengakhiri ambisinya mempertahankan gelar juara dunia. Meski UAE Team Emirates-XRG belum secara resmi memastikan absennya sang pembalap, patah tulang selangka dan cedera pada tulang belakang leher membuat peluang Pogacar tampil di UCI Road World Championships di Montreal, Kanada, menjadi sangat kecil.
Kejuaraan Dunia dijadwalkan berlangsung pada 27 September. Artinya, hanya tersedia waktu sekitar empat pekan sejak kecelakaan Pogacar di Vuelta.
Pogacar sebelumnya berharap dapat mempertahankan gelar juara dunia yang telah ia pegang selama dua tahun. Dengan kondisi cedera saat ini, target tersebut kini berada dalam ancaman serius. (mainsepeda)