TREN balap sepeda gravel di Indonesia terus berkembang pesat. Setelah sukses menyedot perhatian ratusan cyclist di lereng Gunung Kelud lewat Nggravel Blitar pada April lalu, Mainsepeda kini bersiap menghelat agenda off-road berikutnya: Nggravel Glenmore Banyuwangi 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober 2026.

Kawasan perkebunan tebu Glenmore di Kabupaten Banyuwangi dipilih bukan tanpa alasan. Karakter jalurnya melintasi hamparan tanah, batu lepas, dan perkebunan hijau. Hingga kerap dijuluki para pegowes sebagai "Unbound Gravel" versi Indonesia, merujuk pada kejuaraan gravel legendaris dunia di Kansas, Amerika Serikat.

Nah, untuk memastikan persaingan berlangsung adil, aman, dan memuaskan daya juang peserta, Mainsepeda resmi merilis regulasi yang wajib dipahami oleh seluruh calon peserta sebelum mendaftar di Mainsepeda App.

3. Wajib Navigasi GPS dan Transparansi Bukti File GPX

Menembus rute perkebunan Glenmore yang memiliki banyak persimpangan jalan setapak menuntut kejelian navigasi. Panitia menetapkan bahwa setiap cyclist wajib membawa bike computer yang terhubung dengan sistem GPS aktif.

Selain berfungsi sebagai penunjuk arah mandiri, rekaman jalur digital (file GPX atau Strava) menjadi bukti sah penyelesaian rute. Panitia berhak meminta dan memeriksa berkas aktivitas GPS peserta sewaktu-waktu untuk memastikan tidak ada pemotongan rute (shortcut) demi menjaga integritas kompetisi.

Populer

Kejutan, Brandon McNulty Juara Dunia Road Race 2026
Panduan Lengkap RPC Nggravel Glenmore 2026: Lokasi, Alur, dan Regulasi Peserta
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Asian Games 2026: Jepang Sapu Emas BMX Racing, Indonesia Raih Perunggu
Ngaspal Sehat Cycling Club, Komunitas Road Bike Gresik yang Terus Tumbuh
"Curi Start", 2 Cyclist Gowes Lintas Pulau Menuju Nggravel Glenmore 2026
Tips Memilih Jersey untuk Pengguna Road Bike
Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Citra-Tasha Cetak Sejarah, Jadi Pasangan Perempuan Pertama Juara Bentang Jawa Kategori Pair