DI GRESIK, gairah bersepeda terus eksis. Tidak kalah dari kota tetangganya, Surabaya. Salah satu yang menghidupkannya adalah komunitas Ngaspal Sehat Cycling Club (NSCC). Berawal dari inisiatif empat sahabat pada akhir 2019, komunitas itu tumbuh menjadi salah satu wadah utama bagi para penggemar road bike di Kota Pudak.
Salah seorang inisiator terbentuknya NS CC adalah Mohammad Firdaus. Menurut pria 34 tahun itu, pembentukan komunitas didorong oleh minimnya pengguna road bike di Gresik beberapa tahun yang silam. Pada saat itu, di mana mayoritas pesepeda lebih banyak menggemari sepeda gunung (mountain bike/MTB) atau cross-country (XC).
"Saat itu di Gresik jarang sekali melihat teman-teman yang menggunakan road bike. Rata-rata memakai MTB atau XC," ungkap Firdaus. "Kebetulan saya bertemu dua teman kuliah dan satu teman SMA yang domisili Gresik. Mereka punya road bike. Kami lalu gowes bareng ke Suramadu," paparnya.
Dari momen gowes bersama itulah, mereka sepakat membentuk grup road bike. Mereka rutin bersepeda bareng pada akhir pekan. Lama-lama, seiring dengan bertambahnya pemilik road bike di Gresik, yang bergabung gowes bareng makin banyak. Akhirnya, mereka resmi membentuk komunitas bernama Ngaspal Sehat CC
Baca Juga: Panduan Lengkap RPC Nggravel Glenmore, Lokasi, Alur, dan Regulasi Peserta
Baca Juga: "Curi Start", 2 Cyclist Gowes Lintas Pulau Menuju Nggravel Glenmore 2026
Rutinitas dan Rute Berjarak Tempuh Minimum 75 Km
Hingga saat ini, NS CC telah memiliki 45 anggota terdaftar yang aktif bergerak meramaikan jalanan. Rutinitas gowes bersama (gobar) biasanya dijadwalkan setiap akhir pekan, utamanya pada hari Minggu.
Jarak tempuh yang dilahap para anggota pun tidak main-main. Setiap sesi gowes akhir pekan dipatok dengan jarak minimal di atas 75 kilometer.
"Kalau lagi ingin coffee ride, yang agak santai-santai, kami ambil rute 75 km," ungkap Firdaus. "Kalau ingin endurance, diagendakan hingga 100 km. Sedangkan kalau ingin menu rute tanjakan (climbing), kami arahkan ke daerah Pandaan dan sekitarnya," paparnya.
Beberapa rute favorit yang kerap dilintasi antara lain jalur menuju Sidoarjo, Pandaan (Pasuruan), hingga Babat (Lamongan). NS CC juga sering menjalin silaturahmi interkomunitas, salah satunya melalui agenda gowes bareng bersama komunitas Thisday CC asal Sidoarjo.
Baca Juga: Graveleur YK Membawa Bawa Pengalaman Off-Road Jogja ke Glenmore
Baca Juga: ART Cycling Team, Komunitas yang Dikelola Layaknya Perusahaan
Jaga Konsistensi dan Budaya "Speed Damai"
Tujuan utama dibentuknya NSCC adalah mewadahi para pegiat hobi bersepeda jalan raya di Gresik agar dapat menjaga kebugaran fisik secara konsisten.
Menanggapi fenomena meningkatnya kembali daya tarik olahraga sepeda belakangan ini, Firdaus menekankan pentingnya esensi dasar dalam bersepeda. Ia mengingatkan agar para pesepeda tidak terjebak pada capaian performa semata di media sosial.
"Semoga selalu semangat bersepedanya. Selalu ingat tujuan awal bersepeda bukan untuk unjuk Strava, tetapi untuk menjaga kesehatan," ujar Firdaus. Selain itu, ia juga memberi catatan bagi para penggerak komunitas agar menciptakan lingkungan yang ramah bagi para pesepeda pemula (newbie).
"Yang paling penting juga bagi para penggerak komunitas, jangan suka bohong dengan bilang 'speed damai' tapi ternyata tidak damai sama sekali," ucapnya berseloroh. "Ini supaya pesepeda baru di masing-masing komunitas tidak kapok untuk ikut gowes bareng," lanjutnya.
Bagi pesepeda yang ingin bergabung atau sekadar mencoba gowes bersama NSCC, syaratnya terbilang cukup mudah. Karena komunitas ini bersifat terbuka tanpa seleksi. Pokoknya punya sepeda, dan mau gowes.
Para pesepeda dapat langsung bergabung di titik kumpul (tikum) yang diumumkan melalui poster jadwal ride di akun Instagram resmi NS CC pada H-1 sebelum kegiatan. Calon peserta juga bisa menghubungi pihak admin media sosial komunitas secara langsung. (Mainsepeda)