Alec Segaert (Bahrain Victorious) meraih kemenangan terbesar dalam kariernya setelah menjuarai etape 12 Giro d'Italia 2026 pada Kamis (21/5). Pembalap asal Belgia tersebut sukses melancarkan serangan telat menjelang finis dan mampu mempertahankan keunggulan dari kejaran peloton hingga garis akhir di Novi Ligure.
Segaert, yang menjalani debutnya di Giro d’Italia musim ini, mulai melancarkan aksinya saat balapan menyisakan 3,4 kilometer. Ia memanfaatkan tikungan kanan panjang ketika tim Visma-Lease a Bike mulai meningkatkan tempo menuju finis.
Setelah melesat dari rombongan utama, pembalap berusia 23 tahun tersebut mempertahankan kecepatan rata-rata lebih dari 50 kilometer per jam dalam solo attack yang membawanya menang dengan selisih tiga detik.
Kemenangan itu menjadi kemenangan keempat dalam karier profesional Segaert sekaligus yang kedua sepanjang musim 2026. Sebelumnya, ia juga meraih kemenangan di Grand Prix de Denain dengan pola serangan serupa di kilometer-kilometer akhir.
“Ini luar biasa. Ini Giro d’Italia pertama saya. Saya sering datang ke Italia untuk balapan sejak kategori junior dan pernah mengenakan maglia rosa di Giro Next Gen,” ujar Segaert usai balapan.
“Bisa melakukannya di panggung sebesar ini sangat spesial, terlebih tim kami sebelumnya juga sudah menikmati maglia rosa bersama Afonso Eulálio,” lanjutnya.
BACA JUGA: Bromo KOM 2026: Ketika Para Remidial Tak Pernah Kapok Tuntaskan Misi Finis Bahagia
Segaert mengungkapkan bahwa ia sebenarnya sudah merencanakan manuver penentu kemenangan tersebut sejak malam sebelum balapan dimulai.
“Saya melihat titik itu sebagai momen yang tepat di rute balapan. Ritme balapan sangat keras di tanjakan dan para pendamping sprinter harus bekerja ekstra setelah itu. Ini kesempatan saya ketika semua orang berada di batas kemampuan mereka. Untuk hasil seperti ini, Anda harus memberikan segalanya,” jelas Segaert.
Etape datar pada Giro d’Italia kali ini awalnya diprediksi menjadi panggung bagi para sprinter. Namun dua tanjakan kategori tiga yang muncul sekitar 60 kilometer sebelum finis, mengubah dinamika lomba.
BACA JUGA: Giro d'Italia 2026-Etape 11: Jhonatan Narvaez Hattrick Menang Usai Taklukkan Enric Mas
Pada tanjakan kedua yang lebih curam, Jonathan Milan (Lidl - Trek) dan Paul Magnier (Soudal Quick-Step) tertinggal dari peloton dan akhirnya finis lebih dari tujuh menit di belakang rombongan utama.
Keberhasilan Segaert juga memperkuat dominasi Bahrain Victorious di Giro d’Italia 2026. Rekan setimnya, Afonso Eulálio, sukses memperlebar keunggulan klasemen umum (GC) setelah meraih enam detik bonus pada sprint Red Bull Kilometer.
Kini Eulálio memimpin klasemen umum dengan keunggulan 33 detik atas Jonas Vingegaard (Visma-Lease a Bike). (mainsepeda)