Jonas Vingegaard Comeback di Paris-Nice 2026

| Penulis : 

Teka-teki mengenai kondisi fisik dan jadwal balap Jonas Vingegaard akhirnya terjawab. Sang juara bertahan Vuelta a Espana tersebut dipastikan melakukan comeback lebih awal dari prediksi semula. Pembalap andalan Visma-Lease a Bike ini resmi masuk dalam daftar starter Paris-Nice yang akan digeber mulai 8 hingga 15 Maret 2026.

Keputusan ini tergolong mengejutkan sekaligus krusial bagi agenda balapan Vingegaard musim ini. Sebelumnya, pembalap asal Denmark tersebut terpaksa absen dari UAE Tour akibat rentetan nasib buruk di awal musim. Mulai dari kecelakaan saat latihan yang melibatkan seorang penggemar hingga kondisi kesehatan yang menurun akibat sakit.

Baca Juga: Munggahan dan No Bidon Ride Jadi Tradisi Nubie CC Gowes Saat Ramadan Datang

Awalnya, Vingegaard diproyeksikan baru akan kembali menyentuh aspal kompetisi pada ajang Volta a Catalunya akhir Maret nanti. Namun, tim manajemen memutuskan untuk mempercepat jadwal demi menjaga ritme kompetisi sang kapten.

Kehadiran Vingegaard di Paris-Nice membawa misi ganda bagi Visma-Lease a Bike. Selain sebagai ajang pemulihan kondisi fisik, tim asal Belanda ini memiliki beban moral untuk mempertahankan gelar juara yang diraih Matteo Jorgenson dalam dua edisi terakhir. 

Vingegaard saat memenangi etape 9 Vuelta a Espana 2025. (Sumber: Lavuelta)

Jorgenson akan absen tahun ini dari Paris-Nice demi fokus ke balapan klasik. Beban juara kini sepenuhnya berada di pundak Vingegaard.

"Saya sangat antusias untuk kembali berada di garis start Paris-Nice. Ini adalah balapan bergengsi dengan sejarah panjang. Sebagai tim, kami memiliki gelar yang harus dipertahankan di sini," ujar Vingegaard dalam keterangan resminya. 

Ia menegaskan bahwa masa pemulihan pasca insiden di awal musim telah berjalan dengan baik. "Setelah terjatuh dan sempat sakit, saya mengambil waktu yang diperlukan untuk pulih. Sekarang saya merasa siap untuk mulai balapan lagi setelah musim dingin yang panjang dengan latihan keras," imbuhnya.

Baca Juga: Nggravel Blitar 2026 Dulu Sebelum Turun di Kejuaraan Dunia Gravel UCI

Langkah ini juga dipandang sebagai strategi vital menjelang ambisi besarnya mengejar double header Giro d'Italia dan Tour de France tahun ini. Partisipasi di Paris Nice juga menjadi kesempatan emas bagi Vingegaard untuk mengasah kekompakan tim di etape ketiga yang menyajikan nomor Team Time Trial (TTT). Sektor ini menjadi sangat krusial karena Tour de France 2026 juga akan dibuka dengan disiplin TTT di Barcelona.

Meski tidak akan berhadapan langsung dengan rival utama seperti Tadej Pogacar, tantangan Vingegaard di Paris-Nice diprediksi tetap terjal. Nama-nama besar seperti Juan Ayuso dari Lidl-Trek serta UAE Team Emirates-XRG, Joao Almeida siap menjadi batu sandungan dalam memperebutkan juara umum dalam balapan delapan etape itu. (Mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 3: Balapan Dibatalkan Akibat Badai Hujan Es
Penyelenggara Batalkan Etape 3 Vuelta a España 2026, Pogacar Tetap di Puncak GC
Yusuf Kibar Rebut Podium 3 HYSK Gravel Classic Yakurai 2026 dengan Stang Patah
Vuelta a Espana 2026-Etape 2: Brennan Menang Sprint, Pogacar Pertahankan Jersey Merah
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Kolom Sehat: Saya Harus Menghadap Guru BP
Vuelta a Espana 2026 - Etape 1: Pogacar Menang ITT, Rebut Jersey Merah Pertama
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Peserta Tertua dan Termuda Bentang Jawa 2026 Terpaksa DNF di Hari Kedua