Cyclist asal Jakarta Muhammad Faris akan menjajal event East Java Journey (EJJ) 2026 untuk pertama kalinya. Ia akan turun di kategori 600 Km yang akan mulai start pada Jumat, 6 Februari, pukul 05.00 WIB.

Meski baru debut mengikuti EJJ, tapi ini bukan event ultra pertamanya. Ia pernah mencicipi Bentang Jawa 2023, namun Did Not Finish (DNF) di Km 1.100.

Baca Juga: EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru

Untuk event EJJ 2026 600 Km, ia pun sudah mempersiapkan diri dengan baik. Berlatih rutin dalam dua bulan terakhir. Ia menargetkan menyelesaikan rute hanya 48 jam, sedangkan Cut off Time (CoT) adalah 64 jam.

"Manajemen ride plan-nya pakai body clock. Mengukurnya dengan watt," kata Faris.

Strategi Faris ialah bersepeda dengan menyesuaikan jam biologis tubuh. Ia juga menggunakan tolok ukur Functional Threshold Power (FTP), yakni data rata-rata daya tertinggi saat bersepeda yang diukur dalam Watt. Cara pengukurannya dengan power meter yang dipasang di pedal pada sepeda statis. Metode umum meliputi tes 20 menit (hasil dikalikan 0,95) atau ramp test.

Ride plan dari Faris di EJJ 2026 600 Km.

Fungsinya untuk menentukan zona intensitas latihan (zona 1-7) agar latihan lebih efisien. Faris sendiri telah mengukur FTP-nya dan berencana akan bersepeda di zona 2, gowes santai dan tidak ngoyo.

"Tiga jam pertama, watt harus stabil sesuai target. 7–9 jam, maksimal 165 watt. Kalau lebih, cepat capek dan bisa gagal kejar CoT. Kalau kondisi tidak optimal, saya turunkan ke 140 watt dan harus makan," imbuhnya.

Baca Juga: EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya

EJJ 2026 600 Km dijadikan salah satu persiapannya untuk mengikuti event ultra cycling 1.500 Km pada Agustus mendatang.

Perjalanan seluruh peserta dapat dipantau melalui Racemap. Fitur itu bisa diakses melalui website Mainsepeda.com. Baik versi desktop maupun mobile. Selain itu, live tracker juga bisa diakses melalui Mainsepeda App. Tinggal masuk ke Mainsepeda App, di halaman utama ada banner live tracker, tinggal klik sudah masuk ke Racemap. (Mainsepeda)

Populer

VP PT KAI DAOP 7 Ali Afandi Terjun di Ngebel KOM 2026, Antusias Kolaborasi dengan Mainsepeda Lagi
Tadej Pogacar Ungkap Target Besar, Paris-Roubaix Jadi Prioritas Utama
Tour de Pologne 2026-Etape 7: Stefan Küng Menang ITT, Marco Brenner Juara Overall
Kenalkan Lampung, Trol CC Bikin Event Tutup Tahun
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
UCI Awasi Dugaan Bra Aerodinamis di Tour de France Femmes 2026
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
East Java Journey 2023: Boleh Pakai Ban 28 mm dan Rim Brake, Asal....
Eddy Merckx Mulai Pulih, Kembali Kayuh Sepeda Setelah Jalani Enam Operasi
Vuelta a Espana 2026 Ganti Tanjakan Hazallanas Akibat Longsor, Ini Rute Barunya