Setelah kemarin merebut kemenangan dramatis di etape pembuka, Paul Magnier (Soudal-QuickStep) kembali berjaya di Etape 2 Tour of Guangxi pada Rabu, 15 Oktober 2025. Mengklaim kemenangan etape secara beruntun sekaligus mempertahankan puncak klasemen General Classification (GC). 

Sprinter muda Prancis ini benar-benar menunjukkan kehebatannya. Ia meluncurkan serangan tepat di belakang roda Pavel Bittner (Picnic PostNL) untuk memastikan kemenangan heroiknya di Jingxiu. Bittner harus puas di posisi kedua, sementara Stanisław Aniołkowski (Cofidis) mengunci podium ketiga. 

Etape ini menempuh jarak 177,3 km dari Chongzuo, dengan total elevasi yang lumayan tinggi. Menembus 2.033 meter. Rutenya berbukit, tapi para tim sprinter tetap mendominasi jalannya balapan. Enam pembalap awalnya kabur, tapi Stan Dewulf (Decathlon AG2R La Mondiale) jadi yang bertahan paling jauh. Ia baru tertangkap peloton kurang 5 km dari finish. 

Rombongan besar berisi ratusan cyclist kembali mengisi segmen terakhir balapan yang berupa jalan datar. Bedanya tak ada insiden kecelakaan seperti hari sebelumnya.

Paul Magnier dengan jersey merah pemimpin GC tampak mencolok di barisan terdepan. Ia berada di posisi sempurna setelah mendapatkan lead out dari rekannya, Dries Van Gestel. Begitu momennya tepat, Magnier keluar dari barisan dan memacu sepedanya di batas kemampun. Kecepatannya pun gagal diantisipasi Bittner. Dan akhirnya, ia meraih kemenangan ke-16 musim ini. 

"Hari yang baik lagi, sangat cepat," kata Magnier dengan bangga. "Kami harus mengejar breakaway yang sangat kuat. Saya hanya menghemat energi di dalam peloton, dan Dries Van Gestel menempatkan saya di posisi terbaik," tambahnya, memuji kerja tim.

Magnier saat ini menguasai klasemen GC dengan keunggulan dari Max Kanter (XDS Astana Team) dan Bittner. Ia terpisah 14 detik dari dua rivalnya tersebut. Namun, pembalap 21 tahun itu memilih realistis terkait potensinya menyabet juara umum Tour of Guangxi 2025.

"Mungkin saja (menargetkan GC), tapi saya rasa saya tidak akan mencobanya. Saya sudah super senang dengan dua kemenangan etape di sini, dan saya akan coba lagi untuk etape lain, tapi saya pikir saya akan menyerahkan GC untuk para pembalap GC," tutupnya. (Mainsepeda) 

Photo by Getty Images

Populer

Wout van Aert Juara Paris-Roubaix 2026, Kalahkan Pogacar dan Tebus Janji Lama Michael Goolaerts
Tara: Saya Mencintai Sepeda Baru Olahraganya, Jangan di Balik!
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Itzulia Basque Country 2026: Paul Seixas Akhiri Puasa Gelar 19 Tahun Perancis
Nggravel Blitar 2026: Datang dari Jauh Demi Surganya Off-Road
Kolom Sehat: Meri, tapi Bukan Anak Bebek
Preview Paris-Roubaix 2026: MVDP-Pogacar Mengejar Rekor Legenda di Hell of the North
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Pionir Komunitas Road Bike di Tarakan
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana