Mantan Kepala SKK Migas sekaligus tokoh energi nasional, Dwi Soetjipto, turut meramaikan Banyuwangi Bluefire Ijen KOM yang akan digelar pada Sabtu, 27 September 2025. Dwi tidak datang sendirian. Ia bersama enam pesepeda dari SKK Migas yang tergabung dalam Mind Over Body Cycling Club (MOB CC). 

Kehadirannya sekaligus menjadi catatan tersendiri, karena di usianya yang ke-69 tahun, ia konsisten menuntaskan rangkaian Mainsepeda Trilogy 2025. Sebelumnya, ia telah menaklukkan Bromo KOM pada 17 Mei dan Kediri Dholo KOM pada 20 Juli lalu, di kategori kelompok umur Men Age 60+. 

Baca Juga: Bluefire Ijen KOM 2025: Gowes dari Bali, Ubung Academy Support Kasiono-Lunna Raih Juara Trilogy

“Mudah-mudahan saya bisa menyelesaikan juga Ijen KOM ini, meskipun kita tahu betapa beratnya tanjakan di Ijen,” ujarnya saat mengambil race pack di Sewarna Cafe, Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Jumat (26/9/2025).

Menariknya, ini adalah pengalaman pertama Dwi menjejakkan kaki di Banyuwangi karena mengikuti event yang digelar Mainsepeda ini. Selama ini, ia hanya sekadar melintas saat agenda kerja di Bali. Tak pernah benar-benar singgah atau bermalam di kota paling ujung timur di Pulau Jawa itu.

“Saya lihat Banyuwangi ini punya potensi luar biasa. Banyak objek wisata yang tidak kalah dengan Bali. Saya kira Banyuwangi punya masa depan pariwisata yang cukup menjanjikan,” kata Dwi, yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina pada 2014 itu.

Ia juga melihat, akses ke Banyuwangi sekarang lebih mudah. Saat dia melakukan perjalanan darat dari Surabaya ke Banyuwangi pada Kamis (25/9/2025) kini jauh lebih cepat berkat keberadaan Tol Probowangi yang sudah sampai Probolinggo. Apalagi akhir tahun ini ruas Gending-Besuki akan segera dibuka secara fungsional.

“Kalau nanti bisa full tol sampai Banyuwangi, saya yakin pertumbuhan ekonomi Banyuwangi akan makin pesat,” ungkapnya.

Sayangnya, karena agenda yang padat, Dwi tidak bisa berlama-lama menikmati Banyuwangi. Rencananya setelah nanjak pada Bluefire Ijen KOM, ia harus segera bertolak karena ada agenda di Jakarta pada Minggu malam (28/9/2025).

“Untuk kali ini saya gak bisa berlama-lama di Banyuwangi . Insya Allah kapan-kapan saya akan berkunjung ke sini lagi bersama keluarga yang lebih lengkap untuk berlibur,” katanya.

Baca Juga: Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025: Cyclist Jakarta Kompak Ingin Happy Ending di Paltuding

Dia juga memberi pesan kepada seluruh penghobi sepeda di berbagai Indonesia untuk tidak ragu mengikuti event seperti Mainsepeda Trilogy ini.

“Tidak ada kata lain, cobalah. Dari berbagai event yang saya ikuti, Ijen KOM ini paling spesifik karena tanjakannya. Saya melihat brosurnya, ada gradient 34 persen. Dholo kemarin 24 persen saja, Masya Allah luar biasa beratnya,” ungkapnya.

Meski demikian, ia akan tetap memberikan penampilan terbaiknya untuk Ijem KOM ini. (Mainsepeda)

Populer

Kejutan, Brandon McNulty Juara Dunia Road Race 2026
Panduan Lengkap RPC Nggravel Glenmore 2026: Lokasi, Alur, dan Regulasi Peserta
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Asian Games 2026: Jepang Sapu Emas BMX Racing, Indonesia Raih Perunggu
"Curi Start", 2 Cyclist Gowes Lintas Pulau Menuju Nggravel Glenmore 2026
Ngaspal Sehat Cycling Club, Komunitas Road Bike Gresik yang Terus Tumbuh
Tips Memilih Jersey untuk Pengguna Road Bike
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
Citra-Tasha Cetak Sejarah, Jadi Pasangan Perempuan Pertama Juara Bentang Jawa Kategori Pair