Finlay Tarling (NSN Development Team) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan serius pada etape kedelapan Volta a Portugal 2026, Jumat (14/8).
Kabar duka tersebut memicu gelombang belasungkawa dari berbagai tokoh, tim, dan pembalap, termasuk Presiden UCI David Lappartient, serta komunitas balap sepeda Inggris.
Pembalap Inggris berusia 19 tahun utu mengalami kecelakaan ketika balapan berlangsung dari Melgaço menuju Fafe. Menurut laporan media Portugal, kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan yang tidak memiliki keterkaitan dengan penyelenggaraan balapan. Namun, rincian resmi mengenai penyebab kecelakaan masih menunggu penjelasan dari otoritas terkait.
Tragedi tersebut membuat etape kedelapan dihentikan dan kemudian dibatalkan. Tidak ada klasifikasi hasil maupun upacara podium sebagai bentuk penghormatan kepada Tarling.
Union Cycliste Internationale (UCI) menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga, sahabat, rekan setim, NSN Development Team, serta seluruh komunitas balap sepeda yang terdampak tragedi tersebut.
"UCI sangat berduka atas meninggalnya pembalap Inggris Finlay Tarling, yang meninggal setelah mengalami kecelakaan serius pada etape kedelapan Volta a Portugal hari ini," demikian pernyataan resmi UCI.
"UCI menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga, sahabat, rekan setim Finlay, dan seluruh keluarga besar NSN Development Team, serta komunitas balap sepeda dalam masa yang sangat sulit ini."
Presiden UCI, David Lappartient turut memberikan penghormatan kepada Finlay Tarling. Selain pernyataan resmi UCI, Lappartient menyampaikan pesan pribadi mengenai kehilangan tersebut.
"Saya sangat berduka atas meninggalnya Finlay Tarling dalam Volta a Portugal hari ini," tulis Lappartient.
"Pada usia 19 tahun, Finlay adalah pembalap muda dengan seluruh masa depan masih terbentang di hadapannya. Kepergiannya merupakan tragedi besar bagi keluarga, rekan setim, dan seluruh komunitas balap sepeda."
Baca Juga: Finlay Tarling Meninggal dalam Kecelakaan di Volta a Portugal 2026
Baca Juga: Finlay Tarling Meninggal Dunia, Presiden Portugal Sampaikan Belasungkawa
British Cycling juga mengungkapkan kesedihan mendalam atas meninggalnya Tarling. Organisasi tersebut menyebut Tarling sebagai anggota berharga Great Britain Cycling Team dan sosok yang sangat dihormati dalam dunia balap sepeda Inggris.
"Finlay adalah pembalap yang berbakat dengan masa depan luar biasa di hadapannya, rekan setim yang setia, dan sosok anak muda yang luar biasa," kata Stephen Park, Performance Director Great Britain Cycling Team.
"Belasungkawa terdalam kami sampaikan kepada orang tua dan saudara laki-lakinya, Josh, dalam masa yang tragis ini," lanjut Park.
Lee Gibbons Interim Group CEO British Cycling, mengenang Tarling sebagai atlet muda dengan potensi besar sekaligus pribadi yang meninggalkan kesan mendalam bagi orang-orang di sekitarnya.
"Hari ini, seluruh British Cycling memikirkan keluarga, sahabat, dan rekan setim Fin saat mereka menghadapi kehilangan yang tak terbayangkan," ujar Gibbons.
"Fin bukan hanya atlet muda luar biasa dengan potensi besar, tetapi juga seorang anak muda yang karakter, kehangatan, dan dedikasinya meninggalkan kesan mendalam bagi orang-orang di sekitarnya."
Gibbons menambahkan bahwa keluarga Tarling telah lama menjadi bagian penting dari komunitas British Cycling. Ia menilai tragedi tersebut menjadi pengingat bahwa persaingan dan hasil pertandingan tidak ada artinya dibandingkan kehilangan seorang manusia.
"Pada saat seperti ini, kompetisi dan hasil menjadi tidak berarti, dan kita diingatkan kembali akan kekuatan hubungan serta ikatan yang menyatukan keluarga besar balap sepeda," katanya.
British Cycling menyatakan akan bekerja sama dengan keluarga Tarling dan NSN Cycling Team untuk memberikan kesempatan yang tepat bagi komunitas balap sepeda memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang.
Tim Anicolor-Campicarn, yang diperkuat pemimpin klasemen umum (GC) Volta a Portugal, Alexis Guérin, juga menyampaikan belasungkawa. Mereka menegaskan, olahraga harus dikesampingkan setelah tragedi yang menimpa Tarling.
"Tim Balap Sepeda Anicolor Campicarn sangat menyesalkan meninggalnya Finlay Tarling, pembalap Inggris berusia 19 tahun dari NSN Development Team, setelah kecelakaan serius pada etape kedelapan Volta a Portugal 2026 antara Melgaço dan Fafe," tulis Anicolor-Campicarn.
"Pada saat ini, olahraga harus dikesampingkan. Tim menunggu penjelasan dari penyelenggara, Federasi Balap Sepeda Portugal, dan otoritas berwenang mengenai keadaan kejadian tersebut serta kelanjutan kompetisi," lanjut tim tersebut.
Great Britain Cycling Team juga kembali menyampaikan kehilangan besar melalui Stephen Park.
"Semua orang di British Cycling sangat terpukul mengetahui kepergian tragis Finlay Tarling di Volta a Portugal," ujar Park.
"Fin adalah pembalap berbakat dengan masa depan yang luar biasa, rekan setim yang setia, dan sosok anak muda yang luar biasa."
"Belasungkawa terdalam kami sampaikan kepada orang tua dan saudara laki-lakinya, Josh, dalam masa yang tragis ini," lanjut Park.
Tarling merupakan adik dari Josh Tarling, pembalap Netcompany-Ineos sekaligus salah satu talenta muda penting Inggris di level profesional.
Kabar meninggalnya Tarling sebelumnya membuat etape kedelapan Volta a Portugal dihentikan. Balapan yang menempuh rute Melgaço-Fafe tersebut dinetralisasi setelah kecelakaan terjadi ketika Tarling berada di belakang rombongan utama.
Menurut laporan RTP, otoritas setempat menyebut Tarling meninggal setelah tertabrak pengemudi kendaraan yang tidak terkait dengan penyelenggaraan balapan. Namun, rincian resmi mengenai penyebab dan kronologi kecelakaan masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang. (mainsepeda)