Jonas Vingegaard (Visma–Lease a Bike) mulai menunjukkan dominasinya pada balapan GrandTour Vuelta a Espana 2025. Pebalap Denmark itu sukses menaklukkan Giulio Ciccone (Lidl-Trek) hanya kurang dari setengah ban di tanjakan Limone Piemonte, Sabtu (23/8) malam WIB. 

Kemenangan ini dibumbui momen dramatis. Vingegaard sempat terjatuh disebabkan jalanan licin akibat hujan deras, hanya 25 km sebelum finis. Dalam kecelakaan itu, sebagian besar rekan setimnya juga ikut terpelanting di tikungan bundaran. Beruntung, juara Tour de France dua kali tersebut bangkit tanpa cedera serius.

“Sudah cukup lama sejak kemenangan terakhir saya. Rasanya luar biasa bisa kembali menang dan melihat kerja keras tim terbayar. Senang sekali juga bisa mengenakan jersey merah,” kata Vingegaard yang sudah hampir enam bulan tidak mencicipi kemenangan.

Teknologi photo-finish menunjukkan Vingegaard hanya unggul setengah ban dadi Ciccone. (Photo by La Vuelta)

Drama terjadi di tanjakan pamungkas Limone Piemonte. Ciccone lebih dulu membuka sprint dari rombongan kecil yang tersisa. Pebalap Italia itu tampak akan meraih kemenangan di depan publik sendiri. Namun, Vingegaard meluncur kencang di tikungan terakhir dan melewati garis finis dengan keunggulan yang sangat tipis. Podium terakhir diisi David Gaudu (Groupama-FDJ).

“Sejujurnya, sebelum tikungan terakhir saya tidak yakin bisa melewatinya. Tapi ternyata jarak ke finish lebih panjang dari yang saya bayangkan. Beruntung saya bisa melewatinya tepat waktu."

Perihal kondisinya pasca insiden kecelakaan, ia mengaku tak menemui cedera serius. “Saya terjatuh cukup keras, tapi karena jalan licin saya lebih banyak tergelincir daripada terbentur. Jadi tidak ada luka parah, hanya memar,” jelasnya.

Hasil etape pertama ini membuat Vingegaard memimpin klasemen umum (GC) dan merebut Maillot Rojo, jersey merah, dengan keunggulan empat detik atas Ciccone. Gaudu berada di urutan ketiga, terpaut enam detik, disusul Egan Bernal (Ineos Grenadiers) sepuluh detik di belakang, dan Tom Pidcock (Q36.5) di posisi kelima.

Bagi Vingegaard, start sempurna ini menjadi modal besar untuk ambisi merebut gelar GrandTour di luar Tour de France. Sebelumnya, Vingegaard telah dua kali mengikuti Vuelta a Espana dan prestasi terbaiknya ialah runner up pada musim 2023 lalu. (Mainsepeda) 

Photo by Getty Images

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 13: Alberto Bettiol Tak Terkejar di Verbania
Giro d'Italia 2026-Etape 12: Alec Segaert Raih Kemenangan Terbesar dalam Kariernya
Selamat Datang Cannondale SuperSix Evo Generasi Ketiga (Eksklusif dari Jerman)
Kolom Sehat: Saya Harus Menghadap Guru BP
Empat Ukuran Jersey untuk Perubahan Badan Chris Froome
Brompton Explore, Senjata Baru untuk Penggemar Turing
Eschborn-Frankfurt 2026: Zimmermann Taklukkan Pidcock dalam Sprint Dramatis
Rute Pedih EJJ 2026 1.500 Km, Terobati Estetika JLS hingga Teksas
Rute Asyik, Hotel Komplet, Slot Bromo KOM 2023 Aman
Sepeda Aero Merek Java Ini Bisa Dilipat