Kecerdasan membaca situasi, penempatan posisi yang tepat, dan selalu memiliki momentum sempurna membuat Tim Merlier (Soudal–Quickstep) disebut-sebut sebagai salah satu sprinter terbaik di dunia saat ini. Kombinasi kemampuan spesial itu kembali berbuah manis pada etape keempat balap sepeda Renewi Tour 2025, Sabtu (23/8). Merlier berhasil meraih kemenangan. 

Pembalap asal Belgia itu mengungguli Pavel Bittner (Picnic–PostNL) dan Olav Kooij (Visma–Lease a Bike) dalam adu cepat menuju garis finis di Hoeselt. Kemenangan ini menjadi yang kedua di Renewi Tour 2025. 

Baca Juga: Vuelta a Espana 2025, Etape 1: Menang di Turin, Philipsen Hapus Kekecewaan Tour de France

Balapan sejauh 176 kilometer dari Bilzen menuju Hoeselt itu berakhir dengan sprint massal yang berlangsung sengit. Merlier yang sempat terjebak di tengah kerumunan secara ajaib mampu menciptakan celah. Ia menyisir sisi kanan sebelum menyerang 200 meter terakhir. Menyalip Olav Kooij yang sejatinya punya momentum lebih baik.

“Saya sempat terhimpit di belakang. Awalnya saya coba mengikuti Kooij, tapi jalurnya tertutup. Begitu ada ruang di sisi lain, saya putuskan ke sisi sebaliknya dan habis-habisan sampai garis finis,” ujar Merlier selepas lomba.

Kooij yang melancarkan sprint lebih dulu di sisi kiri terlihat kehilangan tenaga beberapa meter terakhir. Hal ini memberi kesempatan bagi Merlier untuk mendahului, disusul Bittner yang ikut merangsek ke depan. Melalui teknologi photo finish, Bittner harus menerima kenyataan berada posisi runner up. Sekali lagi rasa penasarannya untuk memenangi balapan belum terjawab setelah ia hampir memenangi balapan di dua etape awal.

Baca Juga: Vuelta a Espana 2025: Vingegaard Leluasa Bidik Juara

Meskipun menang, Merlier tidak mampu mengganggu posisi pemimpin GC yang masih dimiliki Arnaud De Lie (Lotto Dstny). De Lie masih unggul satu detik atas rival terdekatnya, Mathieu van der Poel (Alpecin–Deceuninck). Sementara itu, Tim Wellens (UAE Team Emirates XRG) tetap berada di peringkat ketiga klasemen dengan selisih 21 detik dari De Lie.

Persaingan perebutan gelar juara dipastikan masih terbuka lebar, terutama menjelang etape penutup yang akan berlangsung di Leuven, Minggu (24/8). Medan berbukit dengan tanjakan seperti gigi hiu akan menjadi arena pertarungan penentuan antara De Lie dan Van der Poel. Terlebih selisih waktu keduanya sangat tipis. (Mainsepeda) 

Photo by Getty Images

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Citra-Tasha Cetak Sejarah, Jadi Pasangan Perempuan Pertama Juara Bentang Jawa Kategori Pair
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Vuelta a Espana 2026 - Etape 1: Pogacar Menang ITT, Rebut Jersey Merah Pertama
Peserta Tertua dan Termuda Bentang Jawa 2026 Terpaksa DNF di Hari Kedua
Yusuf Kibar Rebut Podium 3 HYSK Gravel Classic Yakurai 2026 dengan Stang Patah
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Pogacar Pimpin Vuelta a Espana 2026, Andorra Jadi Ujian Berikutnya
Kolom Sehat: NC yang Bukan Necromancer
Schwinn Rayakan Ultah 125 Tahun dengan Sepeda Made in USA
Renewi Tour 2026-Etape 4: Philipsen Kalahkan Olav Kooij dalam Photo Finish