Pembalap Picnic-PostNL Casper Van Uden menciptakan kejutan besar berkat memenangi balapan etape 4 Giro d'Italia. Cyclist asal Belanda itu mengalahkan dua rekan senagaranya, Olav Kooij (Visma Lease a Bike) dan Maikel Zijlaard (Tudor) pada sprint pamungkas di Lecce, Selasa malam, 13 Mei 2025. 

Penampilan apik Van Uden berkat dukungan Bram Welten, kompatriotnya di Picnic-PostNL. Welten membuka jalan hingga ke tikungan terakhir sebelum Van Uden memacu sepedanya untuk bersaing dengan lawan-lawannya. 

"Saya tidak melakukannya sendirian; kami melakukannya dengan seluruh tim," kata Van Uden dengan rendah hati. 

"Saya tidak merasakan angin sampai 200 meter menjelang akhir lomba, dan kemudian saya tahu saya memiliki kesempatan sprint yang baik dan panjang, jadi saya hanya melakukannya dan berharap yang terbaik," imbuhnya.

Casper van Uden meraih kemenangan pertamanya di level World Tour.

Di tengah ancaman degradasi dari kasta World Tour (WT) musim depan, kemenangan ini jadi pelepas dahaga bagi Picnic-PostNL. Tim asal Belanda itu baru meraih dua kemenangan sebelum etape 4 Giro d'Italia dimulai. Itu pun bukan kemenangan di level WorldTour, melainkan balapan kasta kedua dan ketiga balapan UCI. 

Saat ini, Picnic-PostNL berada di peringkat ke-16 klasemen PCS Ranking. Mereka harus memastikan diri dapat bertahan di posisi 18 besar pada akhir musim jika tidak ingin status tim World Tour hilang. Sementara itu, kemenangan ini begitu spesial bagi Van Uden karena untuk pertama kalinya ia mampu naik podium terbaik pada balapan WorldTour.  

Nasib sial menyambangi pengguna maglia rosa, Mads Pedersen. Laju pembalap Lidl-Trek ini harus tertahan karena adanya dua insiden kecelakaan tepat di depan mukanya. Salah satunya terjadi ketika balapan tinggal menyisakan 21 Km ketika rekan setimnya Soren Kragh Andersen terjatuh.

Walhasil, Pedersen sempat berada di baris paling belakang dari peloton dan tanpa rekan pendukung. Pembalap Lidl-Trek lain ditugasi untuk menjaga calon juara GC mereka, Giulio Ciccone. Sedangkan, Pedersen berusaha susah payah untuk kembali ke peloton. 

Beruntungnya, jersey merah muda masih di tangan. Pedersen finis di posisi keempat dan mempertahankan posisi teratas klasemen GC. Ia masih unggul dari pembalap Red Bull-Bora-hansgrohe Primoz Roglic dengan catatan waktu 7 detik. Rekor waktu itu tereduksi dua detik usai Roglic mampu meraih posisi ketiga pada segmen sprint jarak menengah di Ostuni. (Mainsepeda)

Phoyo by Getty Images

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 6: Davide Ballerini Menang Dramatis Usai Crash Massal di Naples
Penonton Giro d'Italia 2026 Nyaris Tendang dan Dorong Pembalap
Bupati Pasuruan Sambangi Kantor Mainsepeda, Pastikan Dukungan Penuh untuk Bromo KOM 2026
Giro d'Italia 2026-Etape 5: Igor Arrieta Menang Dramatis Setelah Dua Kali Crash
EJJ 2026: Cerita Sepatu Bolong Miswanto dan Tangan Dewa Yusuf Kibar
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Polda Jatim Kembali Jadi Titik Start, Bromo KOM 2026 Jadi Rangkaian HUT Ke-80 Bhayangkara
Cerita Debutan Bromo KOM 2026: Rela Long Ride demi Latihan Tanjakan Hingga Jual Helm Kesayangan
Giro d'Italia 2026-Etape 4: Narvaez Menang Sprint, Ciccone Rebut Jersey Pink
Rute Pedih EJJ 2026 1.500 Km, Terobati Estetika JLS hingga Teksas