Bromo KOM 2025 akan diselenggarakan kurang dari sebulan lagi, tepatnya 17 Mei 2025. Namun, gelombang permintaan terhadap event signature Mainsepeda ini tidak surut. 

Tidak sedikit publik yang mempertanyakan ketersedian kuota tambahan Bromo KOM 2025. Hal ini menyebabkan Tim Mainsepeda cukup kewalahan. Oleh karena itu, pihak penyelenggara akan menambah kuota Bromo KOM 2025 bagi yang berminat. 

Yang perlu digarisbawahi, penambahan kuota ini akan jadi kesempatan terakhir untuk ikut berpartisipasi pada event nanjak ke Wonokitri itu. Kuotanya pun terbatas. Jadi siapa cepat, dia dapat!

Baca Juga: Bak David dan Goliath, Skjelmose Taklukan Para Juara Dunia di Amstel Gold Race

"Masih banyak yang menanyakan kuota untuk Bromo KOM 2025. Dan, diputuskan ada penambahan kuota terbatas untuk mengakomodir itu," kata perwakilan Mainsepeda, Donny Rahardian.

Registrasi kuota tambahan Bromo KOM 2025 ini akan dibuka pada Senin, 21 April 2025, mulai pukul 07.00 WIB. Proses pendaftaran hanya bisa dilakukan melalui Mainsepeda App. 

Baca Juga: Kolom Sehat: I’ll be Back

Mainsepeda Bromo KOM 2025 akan memasuki edisi ke-11 tahun ini. Event ini dinantikan para penggemar olahraga sepeda di Indonesia. Menyedot ribuan cyclist tiap tahunnya. Tak heran, Bromo KOM seringkali dicap sebagai "Naik Hajinya" cyclist di Indonesia. 

Bromo KOM rutin digelar sejak 2014, kecuali pada 2021 lalu karena adanya pandemi COVID-19. Rutenya hampir sama tiap tahun. Start dari Surabaya menuju ke pit stop di Pasuruan. Setelahnya para cyclist akan menuju puncak Wonokitri, Bromo. Tanjakan ikonik dengan gradiens konstan belasan persen dengan elevasi total mencapai 2.000 meter. 

Bromo KOM 2025 akan menjadi seri pembuka dari Mainsepeda Trilogy. Setelah Bromo KOM, Mainsepeda akan menggelar Kediri Dholo KOM 2025 (20 Juli) dan Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM 2025 (27 September). Setiap seri akan memperebutkan poin yang akan diakumulasikan pada seri terakhir. Peraih poin terbanyak berhak atas status juara umum Mainsepeda Trilogy 2025. (Mainsepeda)

Populer

VP PT KAI DAOP 7 Ali Afandi Terjun di Ngebel KOM 2026, Antusias Kolaborasi dengan Mainsepeda Lagi
Tadej Pogacar Ungkap Target Besar, Paris-Roubaix Jadi Prioritas Utama
Tour de Pologne 2026-Etape 7: Stefan Küng Menang ITT, Marco Brenner Juara Overall
Kenalkan Lampung, Trol CC Bikin Event Tutup Tahun
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
UCI Awasi Dugaan Bra Aerodinamis di Tour de France Femmes 2026
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
East Java Journey 2023: Boleh Pakai Ban 28 mm dan Rim Brake, Asal....
Eddy Merckx Mulai Pulih, Kembali Kayuh Sepeda Setelah Jalani Enam Operasi
Vuelta a Espana 2026 Ganti Tanjakan Hazallanas Akibat Longsor, Ini Rute Barunya