Criterium du Dauphine 2024, Etape 5: Tabrakan Massal, Neutralized, Roglic dan Evenepoel Luka Ringan

Balapan Etape 5 Criterium du Dauphine 2024 berubah menjadi mimpi buruk yang mengerikan. Balapan yang menempuh jarak 167 km ini harus terhenti akibat kecelakaan massal saat garis finis tersisa 21 km lagi. 

Puluhan cyclist terjatuh dan tergelincir karena jalanan menurun sangat licin seusai hujan. Insiden ini terjadi pada jalur menurun dalam pendakian terakhir di Côte de Bel-Air. 

Setelah lebih dari setengah jam menunggu, pihak penyelenggara dan ofisial UCI memutuskan balapan dinetralkan (neutralized) secara permanen. Tidak akan ada pemenang, tidak ada waktu yang diambil untuk penentuan klasemen general classification (GC). 

Keputusan untuk melakukan neutralized balapan disebabkan tidak tersedianya mobil ambulans untuk mengawal pembalap tersisa hingga garis finis. Mobil ambulans yang sebelumnya disediakan sibuk mengantarkan puluhan cyclist yang terluka ke rumah sakit terdekat. Tentu pihak penyelenggara tidak ingin mengambil risiko jika kembali terjadi insiden lain di sisa balapan. 

Remco Evenepoel tertangkap kamera terduduk di pinggir jalan seusai terlibat kecelakan massal di etape 5 Criterium du Dauphine.

Pembalap unggulan yakni Primoz Roglic dan Remco Evenepoel turut terlibat dalam kecelakaan tersebut. Hal ini menimbulkan kekhawatiran apalagi Roglic maupun Evenepoel baru saja menjalani comeback setelah cedera panjang kembali mengalami cedera. 

Bayang-bayang kecelakaan horor di ajang Tour Basque Country 2024 masih memicu trauma bagi keduanya. Terkhusus bagi Evenepoel yang harus mengalami patah tulang di beberapa bagian di area dadanya. Sementara situasi Roglic saat itu lebih baik. 

Baca Juga: Criterium du Dauphine 2024, Etape 4: Kuasai ITT, Remco Evenepoel Menjawab Keraguan

Beruntungnya insiden kali ini, keduanya tidak mengalami luka yang serius. "Secara keselurahan saya baik-baik saja," kata Evenepoel. 

"Saya terjatuh ke sisi kanan dengan kepala lebih dahulu. Jadi helm menyelamatkan saya hari ini. Saya merasakan sedikit sakit di pundak, mungkin ada pendarahan sedikit," imbuh bintang asal Belgia ini. 

Di lain pihak, Roglic cukup mengkhawatirkan kondisi pundaknya. Pembalap yang membela tim Bora-Hansgrohe ini harus menjalani cangkok tulang bahu akibat kecelakan parah saat mengikuti gelaran Vuelta a Espana pada 2022 silam. Langkahnya pun terhenti pada etape ke-16. 

"Saya terjatuh di bahu. Saya mendapatkan operasi beberapa tahun lalu, jadi kami harus melakukan pengecekan. Tapi kondisi saya lebih baik dari pembalap lainnya," jelas Roglic. 

Hingga saat ini, belum ada informasi detail terkait pembalap-pembalap yang mengalami cedera serius. Namun, kondisi duo Visma-Lease a Bike Steven Kruijswijk dan Dylan van Baarle disebut yang paling fatal.

Dengan status etape kelima neutralized maka Evenepeol tetap memimpin general classification. Pun Roglic juga tetap di urutan kedua dengan gap yang sama seperti di akhir etape keempat. (Mainsepeda) 


COMMENTS