Gelar Eschborn-Frankfurt 2024 yang digelar pada Minggu, 1 Mei 2024, menjadi pencapain terbaik bagi pembalap Lotto Dstny, Maxim Van Gils, sejauh ini. Cyclist asal Belgia ini merebut titel juara WorldTour pertamanya usai memenangi adu kecepatan di depan garis finis.

Ia mengalahkan persaing terdekatnya Alex Aranburu (Movistar) serta Riley Sheehan (Israel-Premier Tech) yang akhirnya finis di peringkat 2 dan 3. 

Eschborn-Frankfurt merupakan event pemungkas pada rentetan balapan musim semi klasik (spring classic) UCI. Balapan musim semi merupakan balapan-balapan WorldTour UCI yang dilaksakanan pada periode bulan Maret-April setiap tahunnya. 

Van Gils menjadi satu-satunya pembalap dari Lotto Dstny yang bertahan diantara 28 pembalap yang berada di kelompok terdepan. Pada kilometer terakhir, Van Gils mencoba merangsek ke depan. Ia sempat terhalang Kevin Vermaerke (DSM-Firmenich PostNL) dan lalu Aranburu.

Akan tetapi, ia sukses keluar dari bayang-bayang tersebut sebelum melakukan serangan pada 100 meter akhir. Van Gils pun berhasil mendahului lawan-lawannya termasuk Aranburu, yang di atas kertas lebih diunggulkan. 

Baca Juga: Ratusan Cyclist Ramaikan Gowes Rayakan HUT Kota Malang ke-110

Hasil ini menjadi kemenangan keempat Van Gils di balapan pro, tapi pertama kalinya pada level World Tour. Balapan kasta tertinggi UCI. Musim ini pembalap 24 tahun tampil cukup konsisten pada balapan-balapan musim semi. 

Van Gils tercatat naik podium sebagai peringkat ketiga pada ajang WorldTour lain, Strade Bianche dan La Fleche Wallonne. Pluas ia meraih peringkat keempat pada balapan monument klasik Liege-Bastogne-Liega dan duduk di posisi ke-7 di Milan-San Remo.

"Ini balapan terakhir dari balapan musim semi yang luar biasa untuk menyelesaikannya dengan menjuarai WorldTour. Ini mimpi yang absolut," kata Van Gils. 

Van Gils mengaku tidak dalam kondisi terbaiknya ketika balapan dimulai. Namun, dukungan dari rekan-rekannya membuatnya kembali fokus. 

"Perasaan saya sedang super tidak baik hari ini. Tapi ini sangat gila. Semua terlihat sempurna musim ini," imbuhnya. 

Pembalap yang memulai karir amatirnya di Lotto-Soudal ini dijadwalkan akan kembali beraksi pada Tour de Suisse pada awal Juni mendatang. Gelaran tersebut akan menjadi pemanasan sebelum turun di balapan Grand Tour, Tour de France. (Mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Pengalaman Serba Pertama Yusran Yahya di EJJ 2026, dari Rasakan Rute Terjauh Sampai Gempa
Raih Gelar S3 di Sydney, Wisuda ‘Sarjana Ultra’ 1.500 Km di EJJ 2026
Lulus 600 Km Pakai Seli, Ditantang Istri Lanjut EJJ 1.500 Km
Tour de France Preview 1: Rute Lotere di Awal, Baru Adu Climbing
EJJ 2026: ’Ultra Women’ Ivo-Fian Rebut Podium ke-3 Pair sekaligus Lantern Rouge
Kolom Sehat: Manja
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 1)
EJJ 2026: Komposisi Podium Men 40 and Up Lengkap, Dua Cyclist Wdnsdy Mendominasi
Stem Ini Bisa Panjang-Pendek dan Merunduk