Eko Febianto dan Candra Wahyudi masih menjadi cyclist terdepan di East Java Journey (EJJ) 2024 kategori 600 Km, Sabtu malam, 2 Maret 2024. 

Pada pukul 19.00 WIB, Eko dan Candra sudah berada di titik 580 Km. Mereka tancap gas menuju Mojokerto. Diprediksi keduanya bisa sampai di Surabaya Town Square (Sutos), sebelum dini hari. 

Di belakang Eko dan Candra masih ada M. Iqbal Gunawan. Yang terus bergerak menuju Surabaya. Terakhir, Iqbal berada di Km 540. Telah melewati Nganjuk. Dan beberapa tantangan di kategori 600 Km. Salah satunya adalah Bendungan Semantuk. 

Meskipun menjadi cyclist terdepan, mereka masih harus menghadapi jalan berbukit di rute menuju Mojokerto. 


Nila Furaida (kiri) dan Bob Aria Bharuna saat melintasi gravel Bendungan Serut, di Blitar

Sampai pukul 19.00 WIB, rute menuju Surabaya dari checkpoint (CP) 2 Pahlawan Street Center Madiun sedang diguyur hujan. 

Sementara itu, semua peserta EJJ 2024 yang tersisa telah melintasi CP 1 di Istana Gebang Blitar. Bahkan sedikit yang beristirahat. Beberapa langsung melanjutkan gowes menuju Madiun.

Baca Juga: 600 EJJ 2024 Update Hour 30: Sampai Magetan, Kelompok 600 Terdepan Ketemu Cyclist 1500

Sebagian besar peserta 600 Km kini sedang menuju CP 2. Yang cut off time-nya adalah Minggu, 3 Maret 2024, pukul 08.00 WIB. COT ini dimundurkan karena alasan cuaca ekstrem di lokasi tersebut. 

East Java Journey adalah event ultra cycling yang diselenggarakan Mainsepeda. Kategori 1.500 Km bersifat kompetitif. Sedangkan kategori 600 km yang start pada 1 Maret bersifat non kompetitif.

Seluruh peserta baik kategori 1500 km maupun 600 km harus finis sebelum COT pada Minggu 3 Maret 2023 pukul 21.00 WIB untuk mendapatkan trofi.

Untuk memantau posisi terakhir peserta EJJ, Anda bisa mengklik banner website mainsepeda.com. Pergerakan cyclist dapat Anda pantau secara real time. (Mainsepeda)

Populer

Inilah Tiga Rute Seru untuk Gravel Bike di Tangerang
Cervelo P5x Lamborghini, Hanya Ada 25 Biji
Kuat Berkat Indoor Training
Kejutan, Brandon McNulty Juara Dunia Road Race 2026
Pakai RD Berkopling supaya Rantai Tidak Lompat-Lompat
Simak Cara dan Biaya Registrasi Bromo KOM 2023
Shimano 105 sekarang Ikutan 12-Speed dan Di2
Menuju WJJ 2026, Antara Misi Nostalgia dan Menikmati Alam Kaki Gunung Ciremai
Peter Sagan Pakai Sepeda Alloy, Team Sky Tetap tanpa Disc Brake
Sebentar Lagi, Era Ban Airless dan Anti Bocor?