Sepuluh hari lagi East Java Journey 2024 diselenggarakan. Pada 26 Februari sampai 3 Maret mendatang. Hari ini sampai beberapa hari ke depan panitia dari Mainsepeda melakukan pengecekan akhir kondisi jalan. Baik untuk rute 600 km maupun kategori 1.500 km.

”Pengecekan kondisi jalan ini penting untuk menjadi panduan bagi para peserta, memastikan keamanan dan kenyamanan mereka,” kata Donny Rahardian dari Mainsepeda. ”Peserta nantinya akan melewati 24 kabupaten kota, yang ada di sisi utara, timur, selatan, hingga barat Provinsi Jawa Timur,” lanjutnya.

Untuk kategori 1.500 km, total elevation gain akan mencapai 14.000 meter. Sedangkan kategori 600 km, total tanjakan melebihi 5.500 meter. Jika kategori 1.500 km melewati 24 kabupaten/kota, kategori 600 km melewati 16 kabupaten/kota.

Dengan total 38 kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur, artinya mayoritas daerah yang ada di provinsi dengan populasi sekitar 40 juta penduduk ini akan dilewati peserta East Java Journey 2024. 

”Selain menikmati keindahan bentang alam, sekaligus tantangannya, para peserta juga bisa merasakan kehangatan budaya masyarakat Jawa Timur. Pada edisi tahun lalu, para peserta disambut hangat warga setempat, bahkan ada yang ditemani gowes,” lanjut Donny.

Untuk kategori 1.500 km, start dari Surabaya, para peserta akan gowes ke arah selatan lebih dulu, lalu ke timur menuju Pasuruan, Probolinggo, sampai Banyuwangi. Dari sana peserta akan menuju pesisir selatan di Jember, Lumajang, Malang, sampai paling barat ke Madiun.

Kategori 600 km tidak banyak ke arah timur. Dari Surabaya lalu masuk Kabupaten Pasuruan, sudah harus ke selatan menuju Malang lalu ke barat menuju arah Blitar. ”Sebanyak 75 persen rute kategori 600 km sama dengan rute 1.500 km. Kategori 600 km tidak melewati Banyuwangi, namun kedua kategori itu sama-sama melewati empat bendungan yang indah yaitu: Lahor, Serut, Tugu, dan Semantok,” ungkap Doni Mahardika, personel tim Mainsepeda yang saat sedang mengecek kondisi jalan.

East Java Journey adalah event ultra cycling mandiri yang diselenggarakan Mainsepeda. Tahun 2024, memasuki tahun kedua, jarak kategori terjauh ditambah menjadi 1.500 km dari 1.200 km di tahun lalu. kategori lebih pendek, tetap 600 km. 

Peserta diajak mengelilingi Provinsi Jawa Timur yang indah pemandangannya dan hangat warganya. Mainsepeda menyiapkan check point dengan sentuhan khas dengan disediakan makanan dan minuman, mekanik, sampai fisioterapis. Kategori 1.500 km akan start 26 Februari. Sedangkan kategori 600 km pada 1 Maret. Seluruh peserta harus finis di Surabaya pada Minggu, 3 Maret, dengan cut off time pukul 21.00 WIB. (*)

Populer

UAE Tour 2026-Etape 5: Kemenangan Ganda Jonathan Milan di Dubai
UAE Tour 2026-Etape 4: Milan Bersaudara Menguasai Fujairah
UCI World Championships 2025: Evenepoel Ukir Sejarah, Tiga Kali Beruntun Juara Dunia ITT
UCI World Championship 2025: Pogacar Back to Back Juara Dunia Road Race
Fantastic CC Gowes Tanpa Bidon, Tak Lupa Beramal!
Bersepeda saat Puasa Ala Abah Asril: Waktu Terbaik Jelang Buka, Jaga Heart Rate di Zona 2
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Koh Hay Sang X-Men (Kolom Azrul Ananda)
Cerita Tim Bikeberry Daendels Expedition: 13 Hari Menyusuri Jalan Daendels