Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menerima audiensi founder Mainsepeda, Azrul Ananda dan panitia Bromo KOM Challenge 2023, Senin (8/5).

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf antusias menyambut gelaran Bromo KOM Challenge 2023. Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menyatakan dukungan penuh untuk event bersepeda menanjak sejauh 100 km tersebut.

Kota Pasuruan memang salah satu daerah yang akan dilalui rombongan cyclist Bromo KOM Challenge 2023. Start dari Surabaya pada 27 Mei pagi hari, lebih dari seribu peserta akan gowes ke arah selatan menuju Sidoarjo. Lalu masuk wilayah Kabupaten Pasuruan sebelum menjelajah jantung Kota Pasuruan.

Sebelum menuju kawasan Bromo yang ada di Kabupaten Probolinggo, peserta akan berhenti sejenak di GOR Untung Suropati yang ada di tengah Kota Pasuruan. Sebelum dan sesudah berheti di pit stop tersebut, para cyclist akan menikmati keindahan dan eksotisme kota tua Pasuruan dengan banyak bangunan zaman Belanda.

Paling ikonik adalah landmark baru Kota Pasuruan, Wisata Payung Madinah yang ada di halaman Masjid Agung Al-Anwar di kawasan Alun-alun. Payung yang bentuknya menyerupai payung di halaman Masjid Nabawi itu berukuran raksasa. Sama seperti yang ada di Madinah, Arab Saudi, payung yang didatangkan dari Eropa itu bisa dibuka dan ditutup.


Wisatawan setiap hari berdatangan di Wisata Payung Madinah, yang ada di halaman Masjid Agung Al-Anwar di kawasan Alun-alun Kota Pasuruan.

”Saya sudah lama kenal dengan Mas Azrul (Azrul Ananda, founder Mainsepeda.com), sudah bekerja sama di banyak event. Saya yakin, Bromo KOM Challenge akan luar biasa, berkesan untuk para peserta, memberikan impact positif untuk daerah maupun warga yang dilalui para pesepeda,” kata Gus Ipul saat menerima kunjungan tim Mainsepeda.com di Pendopo Kota Pasuruan Senin (8/5).

Gus Ipul mengajak para peserta Bromo KOM Challenge untuk singgah dan menikmati Kota Pasuruan. Baik sebelum, setelah, atau di waktu lain di luar rangkaian Bromo KOM Challenge.

”Kota Pasuruan memiliki banyak wisata kuliner yang otentik dan lezat,” kata Gus Ipul. ”Kami dukung dengan semaksimal mungkin gelaran Bromo KOM, pesertanya ribuan, tentu akan memberikan economic impact yang tinggi,” imbuhnya.

Azrul Ananda yang hadir dalam pertemuan itu cukup takjub dengan wajah baru Kota Pasuruan. Terutama kawasan alun-alun dan Wisata Payung Madinah. Wajah baru kawasan pusat kota benar-benar berbeda dibandingkan beberapa waktu lalu sebelum pandemi Covid-19.

”Kota Pasuruan ternyata ngebut bersolek selama pandemi, dulu seingat saya kawasan alun-alun ini jalannya sempit dan ruwet karena banyak angkot atau becak parkir, sekarang jalannya lebar dan rapi, apalagi sekarang ada Payung Madinah, benar-benar akan menjadi show di Bromo KOM nanti. Terima kasih untuk Gus Ipul dan jajaran atas dukungan yang luar biasa ini,” jelas Azrul.(mainsepeda)

Populer

UAE Tour 2026-Etape 5: Kemenangan Ganda Jonathan Milan di Dubai
UAE Tour 2026-Etape 4: Milan Bersaudara Menguasai Fujairah
UCI World Championships 2025: Evenepoel Ukir Sejarah, Tiga Kali Beruntun Juara Dunia ITT
UCI World Championship 2025: Pogacar Back to Back Juara Dunia Road Race
Fantastic CC Gowes Tanpa Bidon, Tak Lupa Beramal!
Bersepeda saat Puasa Ala Abah Asril: Waktu Terbaik Jelang Buka, Jaga Heart Rate di Zona 2
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Koh Hay Sang X-Men (Kolom Azrul Ananda)
Cerita Tim Bikeberry Daendels Expedition: 13 Hari Menyusuri Jalan Daendels