Yanuar Dwi Cahyanto "Janu Joni" (kanan) dan Wahyu Noegroho bersiap meninggalkan warung bakso di Dongko, Trenggalek untuk mengejar Rudy S. Rustanto dan Elvan Richardo "Rico".

Pasangan Yanuar Dwi Cahyanto "Janu Joni" dan Wahyu Noegroho menjadi salah satu pesaing duet Rudy S. Rustanto dan Elvan Richardo "Rico" di kategori men pair di East Java Journey 2023. Yanuar-Wahyu sempat menyalip Rudy-Rico pada hari kedua Rabu (15/3). Sebelum akhirnya Rudy-Rico menyalip mereka di daerah Dongko, Trenggalek.

Statusnya sebagai runner-up kategori pair di Bentang Jawa 2022 membuat Rudy Cepu -sapaan akrabnya- menjadi unggulan di East Java Journey 2023. Kali ini ia berduet dengan Rico, cyclist asal Surabaya. Kolaborasi ini berjalan lancar. Rudy-Rico memimpin para hari pertama Selasa (14/3) kemarin.

Tapi pada Rabu pagi, Rudy-Rico disalip oleh pasangan Yanuar-Wahyu. Duet cyclist asal Surakarta, Jawa Tengah (Jateng) itu memulai aksinya sejak pukul 05.00. Berangkat dari di Pacitan, mereka beraksi ketika Rudy-Rico masih beristirahat. "Serangan fajar" ini membuat Yanuar-Wahyu sempat memimpin klasemen kategori men pair.

Ketika tengah hari, tiba-tiba Yanuar dan Wahyu "menghilang" saat nanjak ke Dongko, Trenggalek. Posisi mereka tak terdeteksi di live tracker. Rupanya mereka sedang beristirahat di salah satu warung bakso di Dongko. Tepatnya di Km 456.

"Kami start dari Pacitan sekitar jam 05.00. Kami pikir bisa sampai ke akhir tanjakan jam 10.00. Tapi ternyata sampai di separo jalan saja sudah pukul 11.30," kata Yanuar. "Walaupun baru separo jalan, elevasinya sudah 1.700 meter," timpal Wahyu.

YouTuber yang dikenal dengan kanal Janu Joni itu tersebut dibuat geleng-geleng dengan tanjakan dari Pacitan ke Trenggalek. Ia tidak menyangka tanjakan-tanjakan ini begitu berat. Serta memakan waktu lebih lama dari yang direncanakan.

"Kalau orang familiar dengan Bromo, tanjakannya mirip seperti itu. Dari start climb modelnya tidak pakai recovery. Nanjak, miring. Nanjak, miring. Nanjak, miring lagi. Never ending climb," aku Janu Joni.

Sementara itu, Wahyu Noegroho tidak banyak komentar tentang tanjakan Pacitan ke Trenggalek. "Tanjakannya bikin ambyar," ucap Wahyu.

Ketika sedang menyantap bakso itulah Yanuar dan Wahyu disalip oleh Rudy-Rico. "Dari ketinggalan 30 km, kami berhasil menyalip," sebut Rico sambil mengayuh pedalnya ke arah pusat Kota Trenggalek.

Yanuar dan Wahyu tidak mau kalah. Meski memang tidak mengincar podium. Serta hanya ingin senang-senang di East Java Journey 2023. Meski demikian mereka siap mengejar Rudy dan Rico. "Saya akan kejar Om Rudy Cepu," kelakar Yanuar. (mainsepeda)

Populer

VP PT KAI DAOP 7 Ali Afandi Terjun di Ngebel KOM 2026, Antusias Kolaborasi dengan Mainsepeda Lagi
Tadej Pogacar Ungkap Target Besar, Paris-Roubaix Jadi Prioritas Utama
Tour de Pologne 2026-Etape 7: Stefan Küng Menang ITT, Marco Brenner Juara Overall
Kenalkan Lampung, Trol CC Bikin Event Tutup Tahun
UCI Awasi Dugaan Bra Aerodinamis di Tour de France Femmes 2026
East Java Journey 2023: Boleh Pakai Ban 28 mm dan Rim Brake, Asal....
Eddy Merckx Mulai Pulih, Kembali Kayuh Sepeda Setelah Jalani Enam Operasi
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan