Kolom Sehat: Nggak Ada Lu, Nggak Ikut

| Penulis : 

Anda punya teman dekat? Bila ada, apakah sampai sekarang masih tinggal di kota yang sama dan masih sering berjumpa? Jika masih sering berjumpa, apakah Anda dan teman Anda itu mempunyai hobi yang sama? Kalau iya, apakah sampai sekarang?

Sepanjang perjalanan hidup ini mempunyai seorang sahabat yang masih sering berjumpa itu adalah sebuah berkah. Karena sering kali, walaupun kita klop dan dekat dengan seorang teman, seiring jalan hidup membuat kita dan ia jauh. Nah bila kalian mempunyai teman yang sampai sekarang masih sering berjumpa, dan sama-sama hobi sepeda, alangkah beruntungnya Anda.

Kalau tidak pun, Anda cukup beruntung mempunyai teman sehobi yang masih sering bersama dalam menekuni hobi. Anggap saja hobi itu bersepeda. Anda akan sangat beruntung bila mempunyai teman bersepeda yang bisa mengimbangi Anda. Guyub dan akrab.

Mengimbangi ini adalah hal yang sulit. Di mana bila yang satu pelan maka yang lebih cepat. Bila ingin bisa bersama ya harus melambat. Demikian sebaliknya.

Teman yang baik biasanya laris. Dalam artian banyak yang mencarinya dan mengajak untuk menemani bersepeda. Karena apa? Event sepeda yang ada kebanyakan adalah menaklukan tantangan. Entah itu rute flat berangin atau panas atau menanjak tinggi tak berkesudahan. Atau cocktail,campuran dari flat dan nanjak yang jadi assoy.

Bila diajak mengikuti sebuah event, yang dilakukan pertama kali oleh seorang pesepeda pada umumnya adalah cari teman. Cari teman akrab tadi. Kalau nggak ada yang akrab, cari yang kemampuannya kurang lebih sama. Kalau cari yang kemampuannya beda, biasanya nggak suka.

Lalau yang sana pelan, malas nungguin. Kalau yang sana cepat, nggak mampu mengimbangi. Serba salah. Serba sulit. Bila Anda punya teman seperti ini, bila Anda setiap kali ikut event atau sepedaan mingguan tidak pernah bingung cari teman, berbahagialah. Karena tidak semua seperti Anda.

Pastinya, jaga baik-baik teman-teman Anda itu. They are the best. Teman di kala susah itu sulit, apalagi yang sudah tahu susah masih mau ikut. Masih mau jadi teman Anda, wkwkwkwkwk. Karena keadaan ini sering kali kata-kata ajakan pertama kali yang dilontarkan kepada si teman biasanya, "Ayolah, nggak ada lu, aku nggak ikut nih."

Nah, dekat-dekat ini pembaca merencakan mengikuti event sepeda apa? Apa sudah ada gambaran. Ada event East Java Journey sebagai pertimbangan.

Bila ingin tahu bagaimana kondisi aspal di luar Kota Surabaya, bisa patroli keliling Jawa Timur, ada 2 pilihan. Jauh dan jauh sekali. Ada 600 km dan 1.200 km. Kalau dirasa kejauhan, bisa sepedaan mingguan seperti biasa. Yang penting sepedaan. Sekian. (johnny ray)

Podcast Mainsepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 126

Foto: Chaidar (@chaidar26 )

Populer

Kaleidoskop 2025: Dominasi, Kontroversi, dan Ekspansi Global
Daftar Transfer Terbaik 2026, Upaya Menandingi Kekuatan UAE Team Emirats-XRG 
Tips Merakit Gravel Bike dengan Harga Terjangkau
Sagan Akhirnya Menang, Bernal Tetap Pink
Evolusi Sepeda Trek: Dari Madone Allrounder hingga Emonda Aero
Specialized Venge Baru: Mengoreksi Kekurangan ViAS
Sudah 15 Tahun, Anies Baswedan Setia dengan Schwinn Skyliner
Trek Madone untuk Peserta Triathlon yang Tak Ingin Beli Sepeda TT
Tour de France 2025, Etape 9: Jegal Milan, Merlier Catat Kemenangan Kedua
Brompton Explore, Senjata Baru untuk Penggemar Turing