Event ultra cycling semakin banyak digemari. Kini giliran Rapha turut meramaikan. Pada Kamis (2/1), Rapha resmi memperkenalkan Rapha Yomp Rally. Event tersebut merupakan petualangan bersepeda selama lima hari dengan jarak 375 mil, sekitar 603,5 km.

Rapha Yomp Rally ini bukanlah race. Kata "Yomp" mengacu pada istilah militer. Bisa diartikan sebagai perjalanan cepat yang penuh semangat dengan membawa banyak peralatan. Dalam arti lain disebut sebagai bikepacking.

Rapha Yomp Rally ini digagas oleh Brandon Camarda, Kepala Pemasaran Rapha. Ia juga merupakan finisher Silk Road Mountain Race dan sangat berpengalaman dalam event bikepacking.

"Saya ingin membawa event bikepacking dengan gaya reli ke Amerika Serikat. Saya telah melihat event ini sangat berkembang di Eropa. Saya merasa hal itu kurang di event sepeda di Amerika Serikat," kata Camarda dilansir melalui Cycling Weekly.

Format Rapha Yomp Rally ini sederhana. Peserta harus menyelesaikan rute selama lima hari. Segala macam kebutuhan selama perjalanan dipersiapkan sendiri. Selain itu peserta juga diingatkan untuk menjaga ketertiban selama perjalanan di lingkungan sekitar.

"Saya ingin membuat event yang terasa lebih bersahabat dengan banyak kesempatan untuk menembus batas. Tetapi masih aman untuk menarik orang-orang yang mungkin ragu dan mendaftar ke perlombaan bikepacking. Tujuannya untuk pengalaman yang hebat, energi positif, dan perjalanan yang luar biasa," lanjut Camarda.

Dalam Rapha Yomp Rally ini para peserta akan melalui berbagai macam medan di California, Amerika Serikat. Event yang berlangsung pada Mei itu melintasi rute Santa Barbara-Los Angeles. Pesertanya pun terbatas. Hanya 100 cyclist terpilih.

Rute Rapha Yomp Rally membentang melalui medan berupa gurun, perkebunan anggur California, pegunungan Sierra Madre yang terjal, hingga melalui hutan pinus. Rute tersebut dirancang oleh Dillon Oslenger, atlet Rapha dan seorang trail steward.

"Ini pasti akan sulit. Untuk menyelesaikan tepat waktu, rata-rata Anda harus mendaki setidaknya 75 mil plus nanjak 8.000 kaki per hari. Ini adalah perjalanan yang berat. Rute jauh dan saya ingin memastikan peserta memiliki pengalaman terbaik," jelasnya. (mainsepeda)

Podcast Mainsepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 124

Foto: Rapha

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 5: Igor Arrieta Menang Dramatis Setelah Dua Kali Crash
Ada Apa di Wdnsdy Café, Kafe Cycling Pertama Indonesia?
Giro d'Italia 2026-Etape 4: Narvaez Menang Sprint, Ciccone Rebut Jersey Pink
Kevin dan Chika Juara Go West Gantasan 22
Simak Cara dan Biaya Registrasi Bromo KOM 2023
Pesona Selo “Ring of The Fire”, Sensasi Menanjak Membelah Merapi dan Merbabu
Helm-Helm Baru Abus: Aero dan Lebih Terjangkau
Tren Sadel Hidung Pendek
Wdnsdy AJ62: Performance Nyaman untuk Cyclist Indonesia
Bianchi Merilis Sprint, Road Bike dengan Harga Terjangkau