Tour de France 2022 tidak hanya membicarakan persaingan antarpembalap dan sepeda-sepeda terbaru. Edisi tahun ini dihebohkan dengan penggeledahan di hotel tim Bahrain Victorious. Kepolisian Eropa (Europol) mengonfirmasi, penggerebekan ini terkait dugaan penggunaan zat terlarang, alias doping.

Ketika tim-tim lain sedang fokus menyambut etape pertama Tour de France 2022, tim Bahrain Victorious justru disibukkan dengan penggeledahan di hotel tempat mereka menginap. Aksi ini dilakukan oleh kepolisian Denmark pada Kamis, 30 Juni 2022 pagi-pagi.

Laman Ekstrabladet melaporkan, petugas menggeledah semua kendaraan tim, staf, dan kamar pembalap. Rumah sejumlah pebalap dan staf tim Bahrain Victorious juga digeledah oleh polisi pada Senin, 27 Juni 2022, sebelum tim berangkat ke Tour de France. 

Bahrain Victorious tengah diselidiki terkait dugaan penggunaan zat terlarang selama 2021. Penyelidikan tersebut dilakukan di tujuh negara selama seminggu terakhir. Melibatkan penegak hukum dan otoritas peradilan di Prancis, Belgia, Spanyol, Kroasia, Italia, Polandia, dan Slovenia.

Mereka beraksi dan berkoordinasi untuk mengusut dugaan penggunaan zat terlarang oleh tim asal Bahrain itu. "Berdasarkan permintaan dari pihak berwenang Prancis, Polisi Denmark juga telah melakukan penggeledahan di salah satu hotel Tour de France di Kopenhagen. Kegiatan internasional ini dikoordinasikan oleh Europol dan Eurojust," bunyi pernyataan resmi Europol.

Europol menambahkan, penyelidikan dipimpin oleh OCLAESP Prancis, di bawah pengawasan Kantor Kejaksaan Prancis di Marseille, dilakukan untuk melihat kemungkinan tuduhan doping dari tim bersepeda yang berpartisipasi di Tour de France. Tiga orang diperiksa atas dugaan ini.

Dari penggeledehan di tujuh negara aparat menyita beberapa obat-obatan dan alat elektronik. Termasuk 412 kapsul dengan kandungan coklat yang belum ditentukan serta 67 kapsul dengan kandungan putih yang belum ditentukan, yang disita di Slovenia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Union Cycliste Internationale (UCI) dan Amaury Sport Organisation (ASO) selaku penyelenggara Tour de France, tentang penyelidikan terhadap tim Bahrain Victorious. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 95

Foto: Europol, Cyclingnews

Populer

Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Peserta Tertua dan Termuda Bentang Jawa 2026 Terpaksa DNF di Hari Kedua
Bu Fey Terjun di Bentang Jawa 2026, Berbekal Pengalaman di Paris dan Three Islands Journey
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Renewi Tour 2026-Etape 2: Philipsen Dominan di Ardooie dan Rebut Puncak GC
Pogacar Siap Dominasi Vuelta a España 2026, UAE Ungkap Kunci Persiapannya
Inilah yang Membuat Bentang Jawa 2024 Sangat Berkesan
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Tujuh Pembalap Sepeda Muda Indonesia Akan Berjuang di Tour de l'Avenir 2026