Dua raja cyclocross, Wout van Aert dan Mathieu van der Poel dipastikan tidak tampil di Kejuaraan Dunia Cyclocross 2022 di Fayetteville, Arkansas, Amerika Serikat. Mereka punya alasan berbeda tentang keputusan absen dalam event yang berlangsung pada akhir bulan ini.

Van der Poel terpaksa tak turun karena cedera punggung. Problem yang dialaminya selama 2021 itu, kambuh saat pembalap asal Belanda ini tampil Superprestige di Heusden-Zolder. Tidak jelas apakah cedera tersebut juga akan memengaruhi musim balapnya di arena road bersama tim Alpecin-Fenix.

"Satu-satunya obat ternyata adalah waktu istirahat yang lebih lama. Sangat bodoh untuk menghentikan waktu istirahat demi Kejuaraan Dunia. Kami semua sepakat akan hal itu, meski terasa sangat pahit. Apalagi saya telah berpartisipasi di Kejuaraan Dunia Cyclocross sepuluh kali berturut-turut. Tak dapat mempertahankan gelar saya di Amerika adalah kekecewaan yang nyata," ungkap Van der Poel dilansir Cyclingnews.

Van der Poel menambahkan, cedera punggung ini membuatnya kesulitan untuk mencapai level yang diinginkan sejak Tour de France 2021. Oleh sebab itu, ia beserta tim Alpecin-Fenix berupaya keras agar masalah ini tuntas. Juga agar tidak muncul kembali di masa mendatang.

"Saya tidak khawatir tentang masa depan karier saya. Tetapi tentu saja cedera ini membuat saya frustrasi. Apalagi karena saya tidak tahu berapa lama waktu istirahat ini akan berlangsung," jelasnya.

Lain cerita dengan Van Aert. Pembalap tim Jumbo-Visma ini sebenarnya dalam kondisi segar dan bugar. Tidak ada cedera sedikit pun. Van Aert bahkan baru saja menjuarai event X2O Trophy di Herentals. Cedera Van der Poel membuatnya menjadi kandidat terkuat juara dunia cyclocross musim ini.

Meski demikian, ia mantap memutuskan tidak turun di Kejuaraan Dunia Cyclocross 2022. Alih-alih memburu gelar juara keempatnya di disiplin ini, Van Aert memutuskan fokus ke road race. Rider asal Belgia ini mengincar kemenangan di balapan Monumen musim ini.

"Selalu ada niat untuk tidak tampil di Kejuaraan Dunia. Meskipun antusiasmenya tentu saja luar biasa. Tapi kami telah memutuskan untuk tetap pada rencana awal," kata Van Aert kepada Sporza.

Sebuah kejuaraan di Belgia pada akhir pekan nanti, bakal menjadi partisipasi cyclocross terakhirnya musim ini. Tanpanya dan Van der Poel, membuat kejuaraan dunia nanti sedikit hambar. Sebab keduanya adalah pembalap yang telah berbagi tujuh gelar dunia dalam sewindu terakhir.

"Fakta bahwa saya sedang dalam perform abagus membuat keputusan ini menjadi tidak mudah. Itu merupakan pilihan yang sulit untuk melewatkan balapan yang hebat. Tetapi saya memiliki tujuah di musim semi dan saya akan berkonsentrasi pada tujuan itu," tegasnya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 70

Foto: Eurosport

Populer

Florian Lipowitz Cedera dan Harus Tinggalkan Tour de France 2026
Para Cyclist Mancanegara Terjun di KAI Ngebel KOM 2026, Tertarik Lanskap Madiun-Ponorogo
Tour de France Terapkan Tes Anti-Doping Massal, Semua Pembalap Diperiksa ITA
Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Tour de France 2026: UCI Pertahankan Tes Doping Dini Hari Meski Panen Kritik
7 Asupan Carbo Loading Khas Madiun yang Wajib Dicoba buat Peserta KAI Ngebel KOM 2026
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Tour de France 2025, Etape 10: Simon Yates Taklukan Le Mont-Dore, Healy Geser Pogacar!
Tour de France 2026-Etape 19: Pogacar Pecahkan Rekor Pantani di Alpe d’Huez
5 Destinasi Wisata Madiun untuk Peserta KAI Ngebel KOM 2026, Keliling Dunia Sampai Kulineran