JPR Dukung Kebangkitan Pariwisata Jogja

Jogja Pit Ringkes (JPR) merayakan anniversary yang kedua pada Minggu (14/11) lalu. Mereka mengadakan gowes bersama. Hal ini juga dilakukan untuk mendukung kembalinya perekonomian Jogjakarta melalui wisata dan kuliner.

JPR sendiri resmi berdiri pada 14 November 2019. Saat ini anggotanya diklaim mencapai 400 orang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang. Seperti mahasiswa, Aparatur Sipil Negara (ASN), dokter, karyawan BUMN, pegawai bank, pengusaha, hingga anggota TNI.

Gowes bareng JPR itu dimulai pukul 06.30 WIB di salah satu restoran di daerah Ngaglik, Sleman. Pelaksanaannya wajib menjaga dan patuh kepada protokol kesehatan.

Rutenya sendiri melewati beberapa lokasi wisata di lereng Gunung Merapi. Sepanjang rute cuaca juga mendukung. Sedikit mendung sehingga membuat tidak terlalu terik. Rombongan dipimpin oleh empat road captain, empat sweeper, dan dua marshal.

"Kegiatan bersepeda untuk berolahraga bisa menjaga imun tubuh. Kegiatan ini juga bisa berkontribusi memajukan pariwisata Jogjakarta," ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jogjakarta, Singgih Raharjo yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam HUT ke-2 JPR itu, para peserta wajib divaksin dua kali. Peserta juga wajib menggunakan masker, helm, gloves, dan kelengkapan safety lainnya. Selain diramaikan oleh para member, JPR juga mengundang 15 komunitas asal Jogja.

Selain gowes bareng, juga ada berbagai kegiatan lainnya. Selesai gowes dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, pembagian doorprize, sharing, dan ramah-tamah.

"Olahraga bersepeda sangat efektif untuk menjalin silaturahmi sesama anggota maupun komunitas sepeda lainnya. Ini bisa menjadi sarana memajukan dan menggerakan pariwisata Jogjakarta. Dengan hidup sehat, maka kehidupan ekonomi bisa naik," kata Pembina JPR, Ito Pramusinto. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 65

Foto: Dokumentasi JPR


COMMENTS