Warning, Kalau Dandan Jangan Campur Aduk

| Penulis : 

Velominati punya banyak aturan soal dandanan sepeda. Tentu saja, Velominati juga punya banyak aturan soal cara cyclist-nya berdandan. Mulai warna, kombinasi jersey dan bib short, sampai yang lain-lain.

Sebagai seseorang yang selalu berusaha matching (tapi tetap simple) dalam keseharian, tentu saya paling tertarik dengan aturan-aturan Velominati ini. Walau saya belum tentu setuju dengan semuanya, dan kadang-kadang (dengan sengaja) melanggar juga!

ATURAN # 14 – Shorts should be black.

Ini benar-benar aturan paling mendasar. Velominati menuntut selalu menggunakan bawahan (bib short atau short) berwarna hitam. Tapi Velominati tidak menuntut untuk sepenuhnya hitam. Boleh ada variasi warna, misalnya di panel samping, untuk matching dengan warna atasan.

Ini ditegaskan lagi di aturan nomor 15, bahwa bawahan hitam harus selalu menyertai jersey pimpinan lomba, atau jersey tanda juara. Biasanya ini untuk menyindir para leader Tour de France, yang dulu sering ikut pakai bawahan kuning. Atau menyindir para juara dunia, yang sering mengenakan bawahan putih untuk menyamai jersey pelangi.

ATURAN # 16 – Respect the jersey.

Ini aturan yang paling sering dilanggar, dan termasuk yang paling sering saya pribadi langgar. Menurut Velominati, jersey juara atau race leader hanya boleh dipakai kalau kita menjadi juara atau memimpin lomba.

He he he, saya sering pakai jersey kuning Tour de France, jersey pink Giro d’Italia, bahkan jersey pelangi juara dunia. Walau saya bukan juara ketiga even tersebut!

Tapi saya tetap mematuhi aturan yang lain kok, yaitu tetap mengenakan bawahan hitam dan aksesori lain yang matching dan tidak norak.

ATURAN # 17 – Team kit is for members of the team.

Ini satu lagi aturan yang sangat sering dilanggar, dan saya pribadi juga sangat sering melanggar. Menurut Velominati, seragam tim hanya untuk pembalap tim tersebut. Bukan untuk kita-kita yang tidak berafiliasi langsung atau digaji oleh tim tersebut. Sederhananya: Jangan sok bangga pakai jersey Team Sky kalau Anda bukan pembalap Team Sky.

Tapi, Velominati memberi sedikit kelonggaran untuk aturan nomor 17 ini. Kalau Anda memang ingin mengenakan seragam tim favorit, maka Anda harus memastikan bahwa segalanya matching. Jangan sampai pakai jersey Team Sky tapi bib short-nya Trek-Segafredo.

ATURAN # 18 – Know what to wear. Don’t suffer kit confusion.

Kembali ke aturan fundamental. Selalu tahu akan mengenakan dandanan apa. Khususnya kalau sedang naik road bike. Jangan sampai pakai baju MTB atau yang lain!

PENGEMBANGAN ATURAN?

Velominati mengatur detail soal baju balap, tapi tidak soal jersey “normal” sehari-hari. Nah, dalam hal ini, saya mungkin lebih detail lagi he he he. Maklum, agak-agak obsessive compulsive he he he…

Misalnya, kalau pakai atasan Castelli, maka bawahan pun juga Castelli, lalu sock-nya Castelli (atau yang warnanya matching). Sleeve tangan juga Castelli (putih atau hitam tergantung warna jersey).

Kepala saya pusing sendiri kalau jersey Rapha, bib short Santini, dan sleeve-nya Castelli. He he he…

Tapi pengembangan aturan ini masalah saya sendiri kok. Tidak harus diikuti. He he he… (bersambung)

 

 

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 8: Jhonathan Narváez Menang Lewat Solo Attack 10 Km
EJJ 2026: Cerita Sepatu Bolong Miswanto dan Tangan Dewa Yusuf Kibar
Giro d'Italia 2026-Etape 7: Jonas Vingegaard Tampil Superior di Blockhaus
Tips Perlengkapan untuk Gowes 250 Km (Journey To TGX)
Polda Jatim Kembali Jadi Titik Start, Bromo KOM 2026 Jadi Rangkaian HUT Ke-80 Bhayangkara
Tahun Baru, Lutut Baru
Bromo KOM 2026: Ketika Cyclist Asing Penasaran Istilah "Naik Haji" dan Siksaan Tanjakan Wonokitri
Bromo KOM 2026: Kategori Polri/TNI Kini Dibagi Berdasarkan Kelompok Umur
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Pogacar Cetak "Quattrick" di Liege-Bastogne-Liege, Mendekati Rekor Eddy Merckx