Jersey Baru untuk Bangkitkan Semangat Anggota

| Penulis : 

Sesuai namanya, Improov CC ingin terus berkembang dalam kemampuan dalam bersepeda. Mulai dari teknik, kecepatan, hingga berusaha mengubah image pesepeda di masyarakat.

"Image pesepeda sedang kurang bagus, khususnya di Jakarta. Oleh karena itu, kami ingin mengedukasi member supaya tetap sopan sambil fokus dengan tujuan latihan yang mau dicapai," kata founder Improov CC, Dian Justian.

Dian menjelaskan, komunitasnya menerima member dengan segala macam merk dan komponen sepeda. Yang terpenting, bagaimana mereka mencapai tujuan bersama-sama dengan latihan maksimal.

Saat ini anggota yang terdaftar sekitar 40 cyclist. Mereka berasal dari berbagai kalangan. Ada yang masih pelajar, pekerja swasta, hingga ibu rumah tangga. "Kami sadar jam latihan kami terbatas waktu karena member juga punya kesibukan. Jadi biasanya antara 90 menit hingga dua jam," ucapnya.

Sebelum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), mereka terbuka untuk cyclist lain yang ingin bergabung. Maka dari itu mereka sering membuat agenda menarik, seperti Happy Tuesday, Rabu Cepat, dan Kamis Ceriwis.

"Kadang ada member baru gabung merasa kecil hati kalau masuk komunitas. Kami bikin poster untuk mengajak mereka. Yang penting saat kecepatan tinggi bisa mengimbangi dan tetap latihan. Kami rangkul dan di ajak terus," lanjut pria asal Makassar.

Gowes pada tengah pekan biasanya dilakukan di dalam kota. Kemudian mereka akan gowes jarak jauh di atas 100 kilometer pada akhir pekan. Ada beragam rute favorit. Semuanya di luar ibu kota.

Namun agenda mereka sedikit berubah selama pemberlakuan PPKM. Gowes hanya dilakukan khusus member saja. Jumlah kelompoknya pun diperkecil. "Kami menggunakan masker selama gowes. Setelah selesai langsung bubar. Nggak ada kumpul-kumpul atau foto bareng," ungkapnya.

PPKM juga berdampak ke sejumlah member yang mulai ogah-ogahan bersepeda. Untuk membangkitkan semangat para anggota, mereka pun merilis jersey baru. Desainnya sederhana dengan tema abu-abu.

"Sebenarnya kami tidak terlalu mementingkan soal ini. Tapi setelah PPKM itu, kami buat jersey baru biar member semangat lagi buat gowes," ungkap Dian. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 52

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: @evanaxel_

Populer

VP PT KAI DAOP 7 Ali Afandi Terjun di Ngebel KOM 2026, Antusias Kolaborasi dengan Mainsepeda Lagi
Tour de Pologne 2026-Etape 7: Stefan Küng Menang ITT, Marco Brenner Juara Overall
Tadej Pogacar Ungkap Target Besar, Paris-Roubaix Jadi Prioritas Utama
Kenalkan Lampung, Trol CC Bikin Event Tutup Tahun
UCI Awasi Dugaan Bra Aerodinamis di Tour de France Femmes 2026
East Java Journey 2023: Boleh Pakai Ban 28 mm dan Rim Brake, Asal....
Eddy Merckx Mulai Pulih, Kembali Kayuh Sepeda Setelah Jalani Enam Operasi
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Tips Merakit Gravel Bike dengan Harga Terjangkau