SUB Luncurkan Jersey Spesial Imlek

| Penulis : 

SUB merilis jersey keren untuk menyambut tahun baru Imlek 2021. Mengombinasikan warna merah dengan emas, membuat jersey ini tampak sangat elegan jika dikenakan saat gowes. Jersey seri Imlek ini bisa didapat pada Rabu (10/2) besok mulai pukul 10.00.

Ini adalah kali pertama produsen asal Surabaya itu merilis jersey bertema Imlek. Warna dasarnya merah, khas Imlek. Makin cantik karena dikombinasikan dengan corak emas. Menurut CEO SUB Jersey Bagus Ramadhani, jersey ini tidak dijual dalam jumlah banyak.

"Jersey ini limited edition. Jumlahnya terbatas," bilang Rama, sapaannya.

Rama mengungkapkan bahwa pembuatan jersey bertema Imlek ini bermula dari ide Amdani Ocha, Direktur Kreatif SUB Jersey. Ocha ingin menciptakan sesuatu yang berbeda di Imlek tahun ini. "Jersey ini adalah salah satu hasil karya terbaik dari Mas Ocha," sanjung Rama.

Ocha menjelaskan, merah menjadi warna dasar karena identik dengan Imlek. Sementara warna emas diambil dari shio tahun ini, yakni kerbau logam. Dalam hal ini, logam yang dipilih adalah emas. Warna ini memang menawan jika dikombinasikan dengan merah.

Jersey ini juga memunculkan aksara Tionghoa yang berarti happy cycling. Kata-kata ini memang tidak ada kaitannya dengan Imlek. Tapi ini kan jersey untuk cycling. Jadi kami tepatkan momentumnya dengan Imlek," jelas Ocha. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 30

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 10: Ganna Menang ITT, Eulalio Pertahankan Maglia Rosa
EJJ 2026: Cerita Sepatu Bolong Miswanto dan Tangan Dewa Yusuf Kibar
Giro d'Italia 2026-Etape 9: Jonas Vingegaard Bungkam Felix Gall di Tanjakan Akhir
Kevin dan Chika Juara Go West Gantasan 22
Giro d’Italia 2026: Tanjakan Brutal, ITT Panjang dan Dolomites
Tara: Saya Mencintai Sepeda Baru Olahraganya, Jangan di Balik!
Penasaran Gowes 250 KM dan Trenggalek, Cyclist Asal Lombok Ikut Journey to TGX
Baum dan Bastion Gravel Bike di Handmade Bicycle Show Australia
Podcast Main Sepeda Episode 16 - Jangan Emosi, Resep Bisa Gowes sampai Tua
Kolom Sehat: Meri, tapi Bukan Anak Bebek