Ineos Grenadiers Pantau Kondisi Geraint Thomas

| Penulis : 

Geraint Thomas (Ineos Grenadiers) mengalami kecelakaan di etape 3 Giro d'Italia 2020, Senin (5/10) malam. Insiden ini membuatnya kehilangan banyak waktu. Posisinya di General Classification melorot dari posisi tiga menjadi peringkat ke-53. Thomas tertinggal 11 menit 17 detik di belakang Joao Almeida.

Thomas celaka ketika balapan belum memasuki 0 km. Ia tergelincir karena sebuah bidon milik pembalap lain yang tiba-tiba lepas. Thomas jatuh dan terseret beberapa meter di aspal. Jerseynya robek dan ada sejumlah lecet di tubuhnya.

"Sekitar satu atau dua kilometer di neutral zone, sebuah bidon tersangkut di bawah roda depannya dan membuat Geraint jatuh. Awalnya ia merasa sakit. Tapi membaik seiring berjalannya waktu," ungkap Matteo Tosatto, Ineos Grenadiers Sport Director.

"Namun di 45 kilometer terakhir kecepatannya meningkat dan tanjakan semakin curam, ia merasa sakit dan harus menyelesaikan etape dengan kecepatannya sendiri. Sekarang kami akan memeriksanya dan mendapatkan keputusan dari staf medis kami," imbuhnya.


Dokter tim Ineos Grenadiers Phil Riley mengatakan, Thomas mengalami benturan cukup keras di pinggul kirinya serta beberapa lecet di lengan dan kaki kiri. Thomas sudah menjalani pemeriksaan rontgen setelah etape 3 berakhir.

"Hasil rontgen awal tidak menunjukkan ada yang cedera. Tapi kami menunggu perkembangannya. Kami akan merawatnya dan memeriksanya lagi," jelas Riley dalam laman resmi Ineos.

Kecelakaan Thomas menjadi kerugian besar untuk Ineos Grenadiers. Sebab Thomas adalah pembalap andalan mereka untuk meraih gelar juara di Giro tahun ini.

"Giro masih panjang. Kami memiliki Filippo dan Rohan dengan beberapa peluang bagus dalam uji waktu dan kami juga memiliki Castro dan Tao yang bekerja dengan baik. Kami akan memeriksa Geraint dan melihat apa yang bisa kami lakukan untuk sisa balapan nanti," tutur Matteo Tosatto. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 16

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: AP, Yuzuru Sunada

Populer

Rute "Two-Face" West Java Journey 200 Km
Daftar Perlengkapan yang Wajib Dibawa Peserta West Java Journey 2026, Rem dan Lampu Lumayan Krusial
Kantor Radar Cirebon Jadi Lokasi Start dan Finish WJJ 2026  
Siap-Siap! Ini Tata Cara Pendaftaran West Java Journey 2026 via Mainsepeda App
Tips Merakit Gravel Bike dengan Harga Terjangkau
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Primoz Roglic Juara Giro d’Italia 2023, Cavendish Tambah Gelar Terakhir
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
Jamalidin Juara Overall, Dealton ITT Tercepat