Marc Hirschi (Team Sunweb) kembali menebar pesona. Setelah menjuarai etape 12 di Tour de France 2020, pembalap 22 tahun asal Swiss ini memenangkan La Flèche Wallonne 2020, Rabu (30/9) malam. Ia mengungguli nama-nama top. Termasuk juara TdF 2020 Tadej Pogacar (UAE-Team Emirates).

Hirschi mencuri perhatian berkat aksi hebatnya di TdF 2020. Selain menjuarai etape 12, ia juga menempati posisi kedua di etape 2, dan tempat ketiga di etape 9. Pembalap kelahiran Bern, Swiss ini menempati posisi keempat di klasemen mountains classification, dan dianugerahi gelar combativity award.

Tak berhenti di situ saja, Hirschi menduduki posisi ketiga di nomor road race di UCI Road World Championships 2020. Ia terpaut 24 detik dari sang juara dunia 2020 Julian Alaphilippe (Prancis). Penampilan apik itu berlanjut di La Flèche Wallonne 2020, Rabu malam.

La Flèche Wallonne 2020 seharusnya dilangsungkan pada 22 April. Namun pandemi Covid-19 membuat ajang ini harus dilangsungkan 30 September. Balapan menempuh jarak sejauh 202 kilometer dari Herve ke Huy. Finisnya di Mur de Huy yang memiliki gradien 11,8 persen.

Mauri Vansevenant (Deceuninck-QuickStep) yang tergabung di rombongan breakaway, memimpin di hampir keseluruhan balapan. Tapi nasibnya tidak mujur. Setelah mengalami crash di lima kilometer terakhir, ia berhasil ditangkap Rigoberto Urán (EF Pro Cycling) tak lama setelahnya.

Keduanya "ditelan" oleh rombongan besar di sisa dua kilometer. Deceuninck-QuickStep mengatur kecepatan di kaki pendakian dan berusaha memimpin. Kemudian Richie Porte mulai melakukan manuver di sisa 300 meter. Hirschi, Benoit Cosnefroy (AG2R la Mondiale), dan Pogacar menguntit tepat di belakangnya.

Michael Woods (EF Pro Cycling) melepaskan serangan di 200 meter terakhir. Sayangnya ia kehilangan tenaga hanya beberapa meter sebelum finis. Hirschi yang menyerang di sisi kiri, berhasil mencuri kemenangan di La Flèche Wallonne 2020. Cosnefroy dan Woods finis kedua dan ketiga. Sedangkan Pogacar finis kesembilan.

"Ini berjalan sempurna bagi kami dengan kelompok kecil yang terdiri dari empat orang. Tim saya melakukan pekerjaan yang sangat bagus. Kami menempatkan salah satu orang untuk mengontrol balapan," kata Hirschi seusai balapan. "

Menurutnya, tak mudah untuk meraih kemenangan di La Flèche Wallonne 2020. Selain rutenya sulit, garis finisnya harus digapai dengan menaklukkan tanjakan bergradien 11,8 persen. "Ini terjal tapi mantap," aku pembalap yang dimanajeri Fabian Cancellara itu.

Tak sekadar menenangkan balapan klasik pertamanya, Hirschi menjadi menjadi pembalap Swiss pertama yang menjuarai Flèche Wallonne dalam kurun waktu lebih dari setengah abad. Rider Swiss terakhir yang memenangkan ajang ini adalah Ferdi Kubler pada 1952 silam. (mainsepeda)

Hasil La Flèche Wallonne 2020 (Top Ten)
1. Marc Hirschi (Swiss), Sunweb 4 jam 49 menit 17 detik
2. Benoit Cosnefroy (Prancis), AG2R la Mondiale +0
3. Michael Woods (Kanada), EF Pro Cycling +0
4. Warren Barguil (Prancis), Arkea-Samsic +0
5. Daniel Martin (Irlandia), Israel Start-Up Nation +0
6. Michal Kwiatkowski (Polandia), Ineos Grenadiers +0
7. Patrick Konrad (Austria), Bora-Hansgrohe +5
8. Richie Porte (Australia), Trek-Segafredo +5
9. Tadej Pogacar (Slovenia), UAE Team Emirates +5
10. Simon Geschke (Jerman), CCC +10

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 16

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: Getty Images, Bettini Photo


COMMENTS