Jumbo-Visma Lega, Dumoulin Baik-baik Saja

| Penulis : 

Tim Jumbo-Visma boleh bernapas lega. Sebab salah satu leader-nya, Tom Dumoulin tidak mengalami cedera serius meski jatuh di etape kedua Tour de France 2020, Minggu (30/8) malam. Superstar asal Belanda itu hanya mengalami sedikit lecet dan bisa melanjutkan balapan.

Dumoulin tiba-tiba jatuh di pendakian terakhir di Col des Quatre Chemins. Ia 'mencium' aspal setelah diserempet Michal Kwiatkowski (Ineos Grenadiers). Kwiatkowski langsung mengangkat tangan tanda meminta maaf begitu melihat apa yang telah terjadi.

"Saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ia (Kwiatkowski.red) menyenggol setir saya. Saya melihat ke kiri sejenak, mungkin itu membuat saya menyimpang ke kanan dan ia datang dari kiri. Bodoh, tapi itu terjadi," kata Dumoulin selepas balapan.

Dumoulin dilaporkan tidak ada cedera serius. Hanya ada sedikit luka di lutut kanannya. Selain itu, kondisi Primoz Roglic, salah satu leader di tim Jumbo-Visma, juga baik-baik saja setelah dua etape pembuka yang cukup berat di TdF 2020.

"Primoz dan saya baik-baik saja. Kami berada di tempat yang seharusnya. Bagi kami, ini belum akhir pekan untuk membongkar. Kami berhasil melewatinya dengan relatif aman," terang mantan pembalap Sunweb tersebut.

Dumoulin harus berterima kasih kepada Wout van Aert. Mantan juara dunia cyclocross inilah yang membantunya berdiri dan meneruskan balapan. "Tom adalah pemimpin kami bersama Roglic. Jadi, ketika Tom jatuh, hanya satu hal yang terlintas dalam pikiranmu, berhenti dan membantunya," kata Van Aert.

Juara Strade Bianche dan Milan-San Remo 2020 ini sebenarnya diizinkan untuk merebut kemenangan etape di TdF 2020. Namun pada akhirnya kepentingan tim adalah yang utama. "Yang penting adalah Roglic dan Tom masih sempurna di klasemen. Kami di sini dengan tujuan yang lebih tinggi," jelasnya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 11

Audionya bisa didengarkan di sini

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
Unduh Rute Terbaru EJJ 2026 600 Km di Mainsepeda App!
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2