Nice, tempat dimulainya Tour de France 2020 Sabtu (29/8) besok, ditetapkan sebagai zona merah oleh otoritas kesehatan setempat. Pandemi Covid-19 mulai bangkit di wilayah ini. Kondisi tersebut membuat penyelenggara Tour de France semakin memperketat kontrol di Grand Depart nanti.

AFP melaporkan, data terbaru yang tersedia menunjukkan 39 tes positif per 100.000 orang di semua kelompok usia. Jumlah ini meningkat empat kali lipat dibandingkan sebulan lalu. Kondisi tersebut membuat jumlah penonton di Nice pada akhir pekan ini akan sangat dibatasi.

"Kami beralih dari kondisi ketat ke kondisi yang sangat ketat," kata prefektur regional Bernard Gonzalez seperti yang dilansir Velonews.

Pengetatan jumlah penonton sebenarnya telah diberlakukan sejak presentasi tim peserta Tour de France di Masséna Square, Nice, Kamis (27/8) kemarin. Pihak berwenang hanya mengizinkan 1.000 penonton menyaksikan acara ini.

Aturan ketat untuk suporter di Tour de France 2020.

Penonton wajib mematuhi empat aturan yang dibikin penyelenggara. Pertama, penonton harus berjarak dua meter dengan pembalap. Kedua, penonton tidak boleh meminta tanda tangan. Ketiga, penonton tidak boleh selfie. Terakhir, penonton wajib mengenakan masker dan hand sanitizer.

Penyelenggara menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan para tamu, pembalap, dan staf adalah prioritas utama mereka. Oleh sebab itu mereka memberlakukan pembatasan jumlah penonton, physical distancing, dan peningkatan tindakan kebersihan.

"Tour de France akan terus menyesuaikan operasi dan langkah-langkah kesehatan dan keselamatan seiring dengan perkembangan situasi dan sesuai dengan panduan dari otoritas Prancis," jelas laman resmi Tour de France.

Aturan ketat juga diberlakukan kepada semua orang yang terlibat di Tour de France. Mulai pembalap hingga seluruh kru yang terlibat. Semuanya telah menjalani nasal swap. "Ini tidak menyenangkan (nasal swap), tapi perlu. Kami semua di sini siap untuk balapan," kata kapten tim Astana Miguel Ángel López.

"Langkah-langkah kesehatan yang diberlakukan meyakinkan kami. Akan tetapi, kami semua sangat sadar bahwa tidak ada risiko nol. Kami tahu bahwa itu dapat terjadi sesuatu kapan saja," kata Guillaume Martin, pembalap Cofidis.

Di luar balapan, Pemerintah Kota Nice menjatuhkan denda 135 Euro, sekitar Rp2,3 juta, kepada orang yang tidak menggunakan masker pelindung wajah di lapangan umum dan di sepanjang jalan setapak di tepi pantai. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 11

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto dan Grafis: ASO


COMMENTS