Mantan pembalap WorldTour, Phil Gaimon, tampaknya telah berhasil memecahkan rekor dunia Everesting. Dia berhasil menanjak total 8.918 meter, naik-turun bukit sebanyak 60 kali, dalam waktu hanya 8 jam dan 4 menit. Dia melakukannya Senin lalu (Selasa dini hari WIB) di kawasan Los Angeles.

Kalau rekor ini berhasil diverifikasi, maka dia sukses memecahkan rekor Tobias Lestrell, yang menanjak 8.848 meter dalam waktu 8 jam dan 29 menit.

"Ada sisa muntah di janggut saya. Tapi kesengsaraan ini juga sebuah kehormatan," begitu tulis Gaimon, mantan pembalap Garmin-Sharp dan Cannondale, di akun Strava-nya.

Gaimon mengaku sudah lama ingin menuntaskan tantangan ini, sekaligus melakukan kegiatan amal. Dia melakukan ini juga untuk mengumpulkan donasi, untuk No Kid Hungry, organisasi membantu anak-anak kurang mampu di Amerika.

Upaya ini akan ditampilkan di akun YouTube pribadi Gaimon dalam waktu dekat. Setelah pensiun dari WorldTour, Gaimon memang aktif jadi bintang media sosial. Menggunakan saluran YouTube-nya untuk menaklukkan tanjakan-tanjakan terberat dunia. Gaimon memang punya karakter menarik, sebelumnya sudah sukses menerbitkan beberapa buku soal cycling.

Untuk upaya Everesting ini, Gaimon memilih Mountain Gate Drive di kawasan Los Angeles. Panjang dan kemiringannya dianggap ideal untuk naik-turun berkali-kali. Dan dia melakukannya 60 kali.

"Sebagai seorang climber, saya sudah lama ingin melakukan Everesting ini. Saya merasa harus melakukannya, karena rasanya akan mengerikan. Dan saya tahu saya ingin mengejar rekor, karena itu bentuk kebodohan yang harus saya lakukan," ucapnya via Cycling Tips.

Sebagai persiapan, Gaimon melakukan latihan high volume. Bersepeda lebih dari 30 jam seminggu, menanjak lebih dari 15 ribu meter dalam kurun waktu yang sama.(mainsepeda)

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 5: Igor Arrieta Menang Dramatis Setelah Dua Kali Crash
Ada Apa di Wdnsdy Café, Kafe Cycling Pertama Indonesia?
Giro d'Italia 2026-Etape 4: Narvaez Menang Sprint, Ciccone Rebut Jersey Pink
Kevin dan Chika Juara Go West Gantasan 22
Simak Cara dan Biaya Registrasi Bromo KOM 2023
Pesona Selo “Ring of The Fire”, Sensasi Menanjak Membelah Merapi dan Merbabu
Helm-Helm Baru Abus: Aero dan Lebih Terjangkau
Tren Sadel Hidung Pendek
Wdnsdy AJ62: Performance Nyaman untuk Cyclist Indonesia
Bianchi Merilis Sprint, Road Bike dengan Harga Terjangkau