Produsen-produsen wheelset paling bergengsi sekarang punya wilayah perang baru: Jualan wheelset karbon dengan harga lebih terjangkau. Enve baru saja merilis seri Foundation, untuk melawan tekanan merek-merek baru yang lebih ekonomis. Sekarang, giliran produsen Amerika lain ikutan perang. Yaitu Zipp, yang berpusat di Indianapolis.

Zipp merilis wheelset 303 S. Diposisikan sebagai pengganti seri 302, namun dengan performa aerodinamika lebih baik, bobot lebih ringan, dan lebih multifungsi. Plus sedikit lebih murah lagi!

Sama dengan seri-seri 303 sebelumnya, wheelset ini profilnya 45 mm. Namun, seri ini khusus untuk disc brake. Bobotnya kini diklaim hanya 1.540 gram. Untuk menekan harga, rim-nya dibuat di Asia. Sementara produk-produk high end Zipp masih dibuat di Indianapolis.

Zipp merancang 303 S supaya bisa perform di segala jenis medan. Apalagi tren dunia mengarah ke sepeda serba guna alias gravel, yang harus tangguh diajak melewati jalanan off road. Sambil tetap jadi roda cepat di atas permukaan aspal.

Untuk melakukan itu, lebarnya ditambah. Zipp 303 S memiliki lebar luar maksimal 27 mm. Lebar interalnya 23 mm. Jadi, sepeda ini dengan mudah dipasangi ban-ban ekstrem lebar (misalnya 45 mm) untuk kebutuhan off road. Menurut Zipp wheelset ini paling optimal dipasangi ban 28 mm. Ukuran sangat umum di dunia road bike modern.

Zipp juga membuat 303 S untuk ban tubeless. Kalau mau pakai ban dalam masih bisa, tapi disarankan tetap memakai ban luar yang tubeless ready. Sebab, 303 S memakai sistem pengait ban "hookless."

Sebelum ini, wheelset-wheelset buatan Enve atau Zipp dengan mudah dijual di atas USD 2.000 per set. Sekarang mereka menanggapi tantangan brand-brand lain, menyediakan produk di bawah harga itu.

Kabarnya, Zipp akan merilis produk-produk lain seperti 303 S ini. Dan ini semua hanyalah kabar baik untuk penghobi sepeda di seluruh dunia, yang tidak perlu lagi merogoh kocek terlalu dalam untuk membeli merek-merek terbaik.(mainsepeda)

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2