Merek jersey sepeda asal Italia, Ale mengubah fasilitas produksinya untuk menjahit dan mengepak pakaian medis. Rencananya, pakaian medis tersebut akan disumbangkan ke sejumlah rumah sakit di Negeri Pizza itu.

Pakaian medis yang akan disumbangkan ke rumah sakit telah disertifikasi dari badan kesehatan terkait untuk menjamin keamanan penggunanya.

Alessia Piccolo, CEO APG sebagai perusahaan yang memiliki Ale mengatakan, 95 persen dari produksi jersey sepeda mereka dilakukan di sebuah pabrik di Bonferraro, di dekat Verona, Italia. Pabrik tersebut diklaim memiliki fasilitas canggih.

"Pada saat seperti ini adalah tugas kami untuk mengabdikan diri bagi masyarakat. Pakaian medis ini adalah langkah kecil, tapi itu membuat kami bangga," kata Piccolo seperti yang dilansir Bikebiz.

Piccolo melihat pasokan pakaian medis di Italia menjadi sesuatu hal yang sangat dibutuhkan saat ini. Utamanya bagi tenaga medis. Oleh sebab itu, sponsor resmi tim World Tour, Movistar tersebut siap menyediakan fasilitas produksinya untuk mengatasi kekurangan ini.

"Kami siap menyediakan pabrik-pabrik kami, mulai dari memotong, menjahit, mengemas, dan mencetak. Serta untuk memenuhi kebutuhan yang paling mendesak seperti yang telah kami lakukan untuk pakaian medis ini," imbuhnya.

Piccolo menambahkan, penting bagi perusahannya untuk memulihakn kondisi keuangan setelah dihajar pandemi coronavirus. Hanya saja, pihaknya juga harus melakukan pekerjaan kecil untuk membantu mereka yang berjuang di garda terdepan melawan pandemi ini.

"Hanya dengan cara inilah kami dapat bekerja dan membantu lebih jauh untuk keluar dari keadaan darurat ini dengan cepat," tegasnya.(mainsepeda)

Foto: Bikebiz, Corrierealpi, Cyclingnews

Populer

Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Citra-Tasha Cetak Sejarah, Jadi Pasangan Perempuan Pertama Juara Bentang Jawa Kategori Pair
Peserta Tertua dan Termuda Bentang Jawa 2026 Terpaksa DNF di Hari Kedua
ITT di Monako Jadi Pembuka Vuelta a España 2026, Siapa Rebut Jersey Merah?
Renewi Tour 2026-Etape 3: Berckmoes Menang di Geraardsbergen dan Rebut Puncak GC
5 Hal yang Harus Diperhatikan di Vuelta a España 2026, dari Monako hingga Pandera
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
King Banana Polda Jatim Bersaing di Tour de Bintan, Incar Finis di Peloton Depan
Bu Fey Terjun di Bentang Jawa 2026, Berbekal Pengalaman di Paris dan Three Islands Journey
Bentang Jawa 2025: 181 Peserta, 47 DNF, Rekor 119 Finisher!