Marc Marquez termasuk salah satu pesohor olahraga yang hobi bersepeda. Namun pandemi Covid-19 membuat Marquez tak bisa bersepeda di luar ruangan. Sebagai gantinya, juara dunia MotoGP tersebut bersepeda statis di rumahnya di Cervera, Catalonia, Spanyol.

Bersepeda menjadi olahraga kedua setelah balap motor. Hobinya bersepeda dilakukan saat musim MotoGP berlangsung maupun ketika libur balapan. Biasanya, sebelum balapan MotoGP berlangsung, Marquez akan gowes keliling lintasan balap.

Kemudian, ketika musim balapan sedang libur, Marquez bisa lebih leluasa untuk bersepeda di jalan maupun daerah perbukitan di sekitar rumahnya. Hanya saja ketika pandemi terjadi bydi dunia, termasuk Spanyol, membuat Marquez harus berdiam diri di rumah untuk sementara waktu.

Selama di rumah, kakak kandung pembalap tim Repsol Honda, Alex Marquez ini tak lupa untuk berolahraga. "Saya melakukan beberapa latihan. Saya melakukan banyak latihan cardio dengan bersepeda. Tentu saja dengan bersepeda statis," ungkap Marquez dalam wawancara dengan MotoGP.

Berbeda saat bersepeda di luar ruangan, pembalap berjuluk baby alien ini membatasi durasi bersepedanya ketika di rumah. "Normalnya saya melakukan selama satu jam. Tidak lebih," sebut pemegang sembilan gelar juara dunia di kelas para raja itu.

Marquez juga mengaku melakukan banyak latihan bodyweight. Kebetulan ia memiliki beragam alat berat di rumah. Agar tidak bosan, ia melakukan sejumlah variasi latihan bersama adiknya, Alex Marquez. Semua latihan ini dilakukan agar tubuhnya tetap prima.

"Kami bersama berusaha untuk selalu bugar, dan menjaga kondisi tubuh masing-masing. Ini adalah penting, sebab sewaktu-waktu kita bisa balapan lagi," tuturnya.(mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 20: Landa Menang, Enric Mas di Ambang Juara Overall
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Tanjakan Menuju Telaga Ngebel Ramah Tapi Unik, Peserta KAI Ngebel KOM Jangan Khawatir!
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Tips Merakit Gravel Bike dengan Harga Terjangkau
Dari Jawa Timur ke Bentang Jawa: EJJ Jadi Tempat Belajar Pegowes Ultra
Evenepoel Juara Grand Prix Cycliste de Québec Usai Kalahkan Ciccone
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tahun Lalu Gagal Ikut, Nahrudin Siap Rasakan Perihnya Tanjakan Erek-Erek
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!