Tour de France 2020 dilaporkan tak akan akan dibatalkan atau ditunda. Amaury Sport Organisation (ASO) sebagai penyelenggara bersikeras menggelar balapan edisi ke-107 ini sesuai jadwal yang ditetapkan. Tour de France 2020 akan dimulai di Nice pada 27 Juni, dan berakhir pada 19 Juli mendatang.

Masa depan Tour de France 2020 sempat menjadi pertanyaan menyusul pandemik coronavirus di seluruh dunia. Prancis merupakan salah satu negara Eropa yang terpapar wabah ini. Total ada 19,856 kasus coronavirus di negeri itu. Sebanyak 860 orang meninggal dunia, dan 2,200 lainnya berhasil disembuhkan.

Meski demikian, menurut laporan surat kabar Le Parisien, ASO berusaha agar Tour de France 2020 berlangsung sesuai jadwal. Berbagai cara akan mereka lakukan agar balapan ini on schedule. Termasuk melarang penonton untuk menyaksikan balapan ini secara langsung di pinggir jalan.

Menteri Olahraga Perancis, Roxana Maracineanu memberikan dukungan penuh apabila Tour de France on schedule. "Kami sudah berkomunikasi dengan ASO. Sangat penting bahwa acara ini dapat diadakan," bilang Maracineanu. Selain Tour de France, ia juga berharap Olimpiade 2020 tetap berjalan sesuai jadwal.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari ASO terkait Tour de France 2020. Namun, menurut sumber Le Parisien, penundaan atau pembatalan tak akan menjadi salah satu pilihan. Solusinya adalah menggelar balapan tanpa penonton seperti di Paris-Nice 2020.

Selain itu, penyelenggara akan meniadakan iring-iringan mobil caravan yang selama ini efektif untuk menarik penonton agar berkumpul di pinggir jalan.

Sementara itu, juara lima kali Tour de France, Bernard Hinault menyerukan agar ASO segera mengambil keputusan. "Tur ini seperti mesin raksasa. Butuh banyak logistik, termasuk polisi dan hotel. Oleh karena itu, menurut saya segera diputuskan event ini digelar atau tidak," ujarnya.(mainsepeda) 

Foto: Le Tour

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: Berusia Kepala Enam tapi Tetap Optimistis Tuntaskan Tantangan 1.500 Km