Untuk kebutuhan road, Campagnolo dan SRAM sudah punya grupset 12-speed. Sedangkan produsen terbesar dunia, Shimano, seolah-olah adem ayem tidak terburu-buru menyusul. Produsen Jepang itu sudah punya grupset 12-speed untuk MTB, tapi yang road seperti tidak ada pergerakan.

Nah, jangan-jangan, "bom" dari Shimano itu segera hadir. Jangan-jangan, grupset road 12-speed dari Shimano sudah siap hadir. Karena di pergantian tahun 2019 dan 2020 ini, sudah ada perkembangan menarik yang bisa diartikan sebagai penanda segera hadirnya grupset baru itu.

Untuk Januari ini, beberapa produsen komponen kondang menyatakan siap merilis hub yang kompatibel dengan Shimano 12-speed. Tepatnya standar freehub Micro Spline, yang selama ini dihadirkan Shimano untuk grupset MTB seperti XTR, XT, dan SLX.

Dari Amerika, Chris King sudah memulai produksinya. Dari Inggris, Hope juga sudah mulai jalan. Sebelum ini, DT Swiss sudah lebih dulu diberi izin oleh Shimano. Jangan kaget, kalau produsen komponen lain menyusul.

Rasanya, tidak mungkin produsen-produsen itu mau memberi komitmen produksi Micro Spline kalau tidak ada pemakaian masa depan lebih massal. Sehingga, banyak yang mengartikan bahwa freehub Micro Spline itu akan segera dibutuhkan secara lebih luas. Bukan hanya untuk MTB, tapi juga road.

Kalau itu benar, maka kita mungkin tak perlu menunggu terlalu lama untuk grupset Dura-Ace, Ultegra, atau bahkan 105 yang 12-speed (atau lebih?). (mainsepeda)

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
Update EJJ 2025 1.500 Km: Segmen Tanjakan Pacitan-Trenggalek Kejam
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2