Tim Jumbo-Visma meluncurkan seragam barunya untuk 2020. Masih kuning hitam, tapi dengan corak lebih sederhana dan tegas. Seperti target mereka yang juga lebih sederhana dan tegas: Meruntuhkan Tim Ineos dari takhta juara Tour de France!

Seragam baru Jumbo-Visma memang sangat simple. Tim Belanda itu sekarang disokong oleh merek jersey Agu, setelah beberapa musim disuplai Shimano (ya, Shimano juga bikin jersey).

Dalam foto resmi peluncuran dari tim, yang lebih memikat perhatian adalah pembalap-pembalap yang mengenakannya. Barisan pembalap yang superkuat. Ada juara Vuelta a Espana 2019 Primoz Roglic, ada sprinter hebat Dylan Groenewegen, ada jagoan classic Wout van Aert, climber Steven Kruijswijk, dan superstar baru, mantan juara Giro d'Italia, Tom Dumoulin.

Barisan ini mungkin lebih kokoh, dengan pembagian tugas lebih jelas, daripada Team Ineos. Steven Kruijswijk, yang finis ketiga di Tour de France pada 2019, menegaskan kalau tim ini memang ditata untuk menaklukkan skuad elite Inggris tersebut.

"Saya yakin, dengan tim yang kami miliki, dengan pembalap yang kami miliki, kami bisa mengejar kemenangan di Tour (de France). Sekarang kami bisa menyusun tim sekuat mungkin untuk bertarung melawan tim seperti Ineos," tandasnya.

Setelah Kruijswijk dan Roglic berbagi tugas pada 2019, belum jelas seperti apa pembagian pastinya pada 2020 nanti. Bukan tidak mungkin, Kruijswijk, Roglic, sekaligus Dumoulin akan diturunkan bersama di Prancis. Mengingat Team Ineos mungkin juga menurunkan beberapa kapten sekaligus di lomba yang sama.

Chris Froome berambisi kembali setelah cedera parah, Egan Bernal adalah juara bertahan, dan Geraint Thomas telah menyampaikan ambisi untuk kembali mencoba menang di Tour de France! (mainsepeda)

Foto: teamjumbovisma.com

 

Bagaimana dengan jersey tim WorldTour 2020 lainnya?

- Bahrain McLaren: Oranye McLaren F1 Hadir di Arena WorldTour

- EF Education First: EF Launching Jersey 2020 sekaligus Training Camp Off-Road

- Team Ineos: Team Ineos Tidak Ubah Desain Jersey untuk 2020

- Trek-Segafredo: Jersey Trek-Segafredo Gunakan Bahan Ramah Lingkungan

- Lotto Soudal: Jersey 2020 Semakin Hitam

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
Update EJJ 2025 1.500 Km: Segmen Tanjakan Pacitan-Trenggalek Kejam
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2