Ganti Nama, Inilah Logo Baru Bahrain McLaren

| Penulis : 

Bahrain-Merida resmi berubah nama menjadi Bahrain McLaren pada musim balap 2020 nanti. Tim yang akan digawangi Mark Cavendish itu turut mengubah logo tim mereka. Logo anyar itu memiliki tema lebih gelap dan simpel. Mereka mengombinasikan corak hitam, dan putih.

Perubahan nama Bahrain-Merida menjadi Bahrain McLaren diumumkan dalam laman resmi tim, Rabu (4/12) malam. Walaupun tak lagi menjadi sponsor utama, Merida tetap menyuplai sepeda untuk tim Bahrain McLaren musim depan.

Milan Erzen, Direktur Pelaksana Bahrain-McLaren mengatakan, perubahan nama ini akan membawa semangat baru untuk tim yang berdiri pada 2017 tersebbut. Bahrain-McLaren siap melakukan gebrakan pada balapan musm depan.

"Kami sangat bangga dengan apa yang telah kami capai sebagai Bahrain-Merida. Kami senang karena sekarang kami dapat menggabungkan pengalaman itu dengan mitra baru kami McLaren, untuk berinovasi bersama dalam olahraga hebat ini," bilang Milan Erzen.

Perubahan nama juga ditandai dengan peluncuran logo baru. Bila Bahrain-Medira identik dengan corak merah, hitam, dan emas, Bahrain-McLaren mengusung tema yang lebih sederhana. Logo baru tim ini akan didominasi warna hitam-putih.


"Kami yakin kemitraan baru ini akan membawa motivasi baru, dan mempercepat ambisi tim untuk bersaing di puncak," sambung Erzen.

Komposisi manajemen dan tim teknis Bahrain-McLaren pun berubah. Chief Marketing Officer McLaren, John Allert merapat dan mendapat tugas sebagai Joint Managing Director. Salah satu pendiri Team SKY, Rod Ellingworth ditunjuk sebagai sebagai kepala tim ini.

Mantan direkur olahraga Team Dimension Data, Roger Hammond mendapat tugas sebagai Performance Director. Sedangkan Consultant Marketing Director McLaren, Charles Pym ditugaskan sebagai Direktur Pemasaran.

"Silsilah balap McLaren didasarkan pada kinerja puluhan tahun dalam olahraga paling berteknologi maju di dunia. Kami sekarang berharap untuk menerapkan pengetahuan ini ke pembalap kami," bilang John Allert.(mainsepeda)

Populer

VP PT KAI DAOP 7 Ali Afandi Terjun di Ngebel KOM 2026, Antusias Kolaborasi dengan Mainsepeda Lagi
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Tadej Pogacar Ungkap Target Besar, Paris-Roubaix Jadi Prioritas Utama
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Tips Merakit Gravel Bike dengan Harga Terjangkau
Bagaimana Merakit Sepeda Weight Weenie alias Super Ringan
Belum Kesampaian Gowes Bareng Suami (Kaka Slank)