Sam Bennett ketika membela Bora Hansgrohe

Perpindahan pembalap menjelang musim 2020 kembali terjadi. Sam Bennett yang sebelumnya membela Bora-Hansgrohe, resmi hijrah ke Deceuninck - QuickStep. Rider asal Irlandia tersebut mendapatkan kontrak dua tahun. 

Bennett adalah salah satu sprinter terbaik yang tampil apik sepanjang 2019. Ia dua kali naik podium di Vuelta a San Juan Internacional. Pembalap 29 tahun ini juga memenangkan etape ketiga, dan keenam di balapan Paris - Nice.

Juara nasional Irlandia ini memenangi etape ketiga, dan runner up di etape kelima pada Critérium du Dauphiné 2019. Prestasi terbaiknya adalah enam kali naik podium di La Vuelta a Espana. Bennet menempati posisi ketiga di points classification Vuelta.

“Ini adlaah tugas yang berat untuk menaklukkan sejumlah lomba bersama tim ini. Meski demikian saya merasa termotivasi, dan tertantang,” bilang Bennett seperti yang dilansir Velonews. 

Selain Bennett, Deceuninck - QuickStep juga memboyong pembalap Bora-Hansgrohe lainnya, yakni Shane Archbold. “Sungguh luar biasa memiliki Shane di sini. Bekerja dengannya membuat segala hal jadi lebih mudah,” imbuhnya.

Sementara itu, Israel Cycling Academy (ICA) mengonfirmasi kedatangan Travis McCabe. Sprinter 30 tahun asal Amerika Serikat ini sebelumnya membalap untuk tim kontinental, Floyd's Pro Cycling. 


Travis McCabe

Ia adalah peringkat pertama di points classification pada Le Tour de Langkawi 2019. McCabe bakal menjalani debut WorldTour-nya pada usia 30 tahun. Pihak ICA pun membeberkan alasan mengapa mereka merekrut McCabe. 

“Travis mendapatkan beberapa kemenangan setiap tahun, meskipun ia belum banyak berlomba di Eropa. Ia adalah pembalap berpengalaman,” kata Kjell Carlström, direktur ICA dalam rilisnya.(mainsepeda)

 

Populer

Banyuwangi BMX Supercross 2026 Siap Digelar, Ratusan Pembalap Ambil Bagian
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Vingegaard Klaim Lebih Kuat dari Sebelumnya, Siap Rebut Gelar Tour de France 2026
Kolom Sehat: Painkiller for Broken Heart
Sepeda Sempat Bermasalah, Patricia Tetap Pimpin Kategori Woman
Racing Pakai Single Chainring, Masa Depan atau Percobaan?
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Bisakah Simon Yates Bendung Duet Valverde-Quintana?
Mondraker F-Carbon RR SL Full Suspension MTB Berbobot 9 kg!
Supaya Rileks, Bike Shop Tour sebelum Balapan