Event menanjak paling heboh dan bergengsi di Indonesia, Bromo KOM Challenge 2020, bakal diselenggarakan pada 14 Maret tahun depan. Tapi cyclist yang berminat harus segera bersiap-siap, karena pendaftaran segera dimulai. Mulai 15 November ini, registrasi early bird sudah dibuka secara online di Mainsepeda.com.

“Berdasarkan pengalaman kami, pendaftaran Bromo KOM sering cepat habis. Event ini sudah sangat ditunggu, sudah berkali-kali ditanyakan oleh komunitas dari berbagai wilayah di Indonesia,” kata Azrul Ananda, penggagas event seru yang sudah berlangsung sejak 2014 tersebut.

Ya, event ini memang sudah menjadi tradisi. Banyak komunitas sepeda menyebut Bromo KOM sebagai “kenduri”-nya orang sepeda se-Indonesia.

Untuk 2020, pihak Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS) sebagai penyelenggara masih akan menyiapkan sejumlah kategori. Masih ada kategori race untuk berbagai kelompok umur, dengan nilai hadiah termasuk terbesar di Indonesia. Kemudian masih ada kategori peloton non-kompetitif, untuk para penghobi yang tidak ingin balapan. Plus, tetap akan ada kategori sepeda lipat dan Brompton.

“Sesuai penyelenggaraan dua tahun terakhir, semua peserta akan mendapatkan timing chip. Kemudian ada time limit yang harus ditaklukkan kalau ingin mendapatkan medali finisher,” tegas Azrul.

Bromo KOM Challenge 2020 masih akan berlangsung total 100 km. Start dari Surabaya, lalu menempuh rute datar sekitar 60 km menuju Pasuruan. Dari sana, baru menanjak setinggi 2.000 meter ke Desa Wonokitri. Lomba dan batasan waktu baru dimulai ketika peserta mencapai titik KOM Start di Pasrepan, sekitar 25 km menuju puncak.

Bromo KOM Challenge 2020 didukung pula oleh Wdnsdy Bike, SUB Jersey, Strive Sports Nutrition, Johnny Ray Cycling, serta di-organize oleh DBL Indonesia.(mainsepeda)

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 11: Jhonatan Narvaez Cetak Hattrick Kemenangan Usai Taklukkan Enric Mas
EJJ 2026: Cerita Sepatu Bolong Miswanto dan Tangan Dewa Yusuf Kibar
Karya Terbaru Nurmi Pandit, Mewah dengan Gold Leaf
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Simon Yates Amankan La Vuelta 2018!
Rute Pedih EJJ 2026 1.500 Km, Terobati Estetika JLS hingga Teksas
Liburan ala Ernest dan Nirina: Bersepeda 12 Hari Jakarta-Bali 1.200 km
Giro d’Italia 2026: Vingegaard Favorit Utama, Siapa Penantangnya?
Giro d'Italia 2026-Etape 9: Jonas Vingegaard Bungkam Felix Gall di Tanjakan Akhir
Kolom Sehat: Saya Harus Menghadap Guru BP