B75, Brompton dengan Harga Lebih Terjangkau

| Penulis : 

”Save money, save time, your city unlocked”. Demikian tagline Brompton untuk model B75. Dari pesan tersebut, jelas pabrikan asal London itu ingin menonjolkan B75 sebagai sepeda lipat dengan harga lebih terjangkau. 

B75 dirilis awal 2019. Beratnya 11,6 kilogram. Harganya lebih miring dibanding model lain. ”Speknya sederhana, siap digunakan, dengan semua manfaat lipatan ala Brompton,” tulis laman resmi Brompton.

Bila dirunut, ada beberapa cerita khusus hingga muncul nama B75. Angka 75 misalnya, diambil dari 1975. Itu adalah tahun pertama kemunculan Brompton. 

B75 memiliki stang tipe-M klasik. Lebih mendasar dibadingkan model M6L, S2L, atau S6L. Stang milik B75 biasa ditemui pada Brompton keluaran sebelum 2017.

Soal rangka, B75 menggunakan baja. Sama persis seperti Brompton model lain. Model ini memiliki satu pilihan warna, yaitu water blue. B75 memiliki 3 speed seperti halnya seri M3L atau M3E.

B75 menggunakan shifter gigi versi lama, yang tidak dipasangkan dengan tuas rem. Sebagaimana diketahui, sejak 2017 Brompton menggunakan pemindah gigi yang terintegrasi dengan tuas rem.

Selain itu, B75 menggunakan spatbor tipe E. Kualitas sadelnya memang tidak seperti model lainnya. Namun, bagian itu masih bisa diganti. B75 menggunakan ban Schwalbe Marathon Racer. Tipe ini juga dilengkapi pedal non-lipat.

”Brompton menggembar-gemborkan B75 sebagai 'pengantar yang sempurna untuk bersepeda dalam kota'. B75 dinilai sangat cocok bagi mereka yang baru bersepeda,” ulas laman Road.cc.

Pada pecinta Brompton di Indonesia masih harus bersabar untuk menantikan seri ini. Sebab, Brompton B75 baru masuk ke Indonesia pada tahun depan.(mainsepeda) 

Foto: Brompton

Populer

2 Cyclist Muda Pasang Target Berbeda di Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Kolom Sehat: Gowes yang Banyak, Makan Lebih Banyak
Rekor Bersepeda Tercepat di Dunia, 296 km/jam!