Bintang sepeda Jerman, Marcel Kittel, akhirnya memutuskan untuk pensiun dari arena balap profesional. Sprinter berusia 31 tahun itu sudah “istirahat” sejak Mei, dan sekarang membuat keputusan itu permanen. Alasannya: Sudah kehilangan segala motivasi untuk terus merasakan siksaan di atas sepeda.

Dalam dekade terakhir, Kittel termasuk salah satu sprinter paling ditakuti di dunia. Total, dia sudah memenangi 89 lomba, termasuk di antaranya 14 etape di Tour de France.

Di usia 31 tahun, dia seharusnya masih punya kans untuk menambah banyak koleksi kemenangan. Bahkan, sejak memutus kontrak dari Katusha-Alpecin, masih ada tim yang mau menampungnya untuk 2020 dan seterusnya. Termasuk Jumbo-Visma, salah satu tim paling super di WorldTour saat ini.

Namun, dalam wawancara di majalah Jerman Der Spiegel, Kittel menegaskan niatan untuk berhenti total. “Olahraga ini didefinisikan lewat rasa sakit. Saya sudah kehilangan segala motivasi untuk terus menyiksa diri saya sendiri di atas sepeda,” katanya.

Selain itu, Kittel benar-benar ingin hidup “normal.” Dia akan segera menjadi seorang ayah (anaknya akan lahir November nanti), dan dia ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

“Sebagai seorang cyclist, kita traveling 200 hari setahun. Saya tak ingin melihat anak saya tumbuh lewat Skype,” tandasnya. (mainsepeda)

 

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 5: Igor Arrieta Menang Dramatis Setelah Dua Kali Crash
Giro d'Italia 2026-Etape 4: Narvaez Menang Sprint, Ciccone Rebut Jersey Pink
Ada Apa di Wdnsdy Café, Kafe Cycling Pertama Indonesia?
“Meditasi” ala Endot, Turing Ribuan Kilometer dengan Sepeda Lipat
Gabung Tim Mapan tak Selamanya Membahagiakan
Wdnsdy AJ62: Performance Nyaman untuk Cyclist Indonesia
Giro d’Italia 2026: Vingegaard Favorit Utama, Siapa Penantangnya?
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Pesona Selo “Ring of The Fire”, Sensasi Menanjak Membelah Merapi dan Merbabu
Vee Gusti dan Juwanto Jawara Tour de Manado 2018